Suara.com - Issara Sritaro membawa Thailand ke final SEA Games 2023 melawan Timnas Indonesia. Siapa Issara Sritaro?
Ditunjuk sebagai pelatih Timnas Thailand U-22 untuk SEA Games 2023 pada November 2022, riwayat melatih sebenarnya tak terlalu mentereng.
Klub pertama yang dilatihnya adalah Chainat Rangkong di tahun 2010, saat itu tim ini berkompetisi di kasta ketiga Liga Thailand.
Namun di bawah asuhannya Chainat Rangkong tampil menggila, setelah promosi ke Liga 2 Thailand, Issara juga turut membawa tim tersebut promosi ke Thai League 1.
Sritaro hanya sekali menukangi klub kasta tertinggi kompetisi sepak bola Thailand, saat itu ia menukangi PT Prachuap FC.
Datang saat tim tersebut nyaris terdegradasi, Sritaro menunjukkan kualitasnya dengan mengangkat performa tim dan bertahan di kasta elite sepak bola Thailand.
Setelah tak menuai kesuksesan di level klub, Sritaro merambah ke level tim nasional hingga usianya yang sudah menginjak 52 tahun.
SEA Games 2023 juga menjadi kali pertama dilakoni Sritaro, sebagai ajang dengan level kompetisi tertinggi selama karier melatihnya.
Kariernya sebagai pesepak bola juga terbilang singkat, Sritaro memutuskan pensiun saat usianya menginjak 30 tahun.
Sempat menjadi asisten Akira Nishino sekitar dua tahun, termasuk saat menuai kegagalan di Kualifikasi Piala Dunia 2022.
Laga Indonesia vs Thailand akan digelar di Stadion Olimpiade, Kamboja pada Selasa (16/5/2023).
Beban besar di pundak Issara Sritaro guna mempertahankan tradisi medali emas di SEA Games, Indonesia menjadi tim terakhir yang bisa menjegal.
Hingga saat ini Thailand sudah mengoleksi 9 medali emas SEA Games cabang olahraga sepak bola, diikuti Myanmar di tempat kedua dengan lima medali.
Sementara Indonesia baru mengoleksi dua medali emas dari cabor ini sejak terakhir mendapatkannya pada edisi SEA Games 1991.
Selain memperpanjang puasa Indonesia, Sritaro juga diharapkan mampu mensejajarkan namanya dengan pelatih terdahulu soal torehan emas SEA Games.
Kontributor: Eko
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Menanti Magis Patrik Schick di Piala Dunia 2026: Bola Mati dan Kolektivitas Jadi Kunci Republik Ceko
-
Tanpa Sehelai Benang Model Brasil Tempeli Tubuhnya dengan Stiker Piala Dunia
-
Egy Maulana Vikri Tak Pilih-pilih Ajang, Siap Bela Timnas Indonesia di Piala AFF atau FIFA Matchday
-
Bukan Lagi Kuda Hitam! Revolusi Taktik dan Generasi Emas Jadikan Maroko Penantang Juara Piala Dunia
-
Rebutan Sebelum Piala Dunia! Arsenal dan Bayern Munich Sikut-sikutan demi 'Monster' Muda
-
Persib Bandung Hattrick Juara, Terima Bonus Rp1 Miliar dari KDM
-
Persis Solo Turun Kasta, Komisaris Klub Minta Suporter Tenang: Manajemen Sedang Bergerak!
-
Jari Emiliano Martinez Retak, Absen Bela Timnas Argentina di Piala Dunia 2026?
-
Bukan Jangka Panjang, Ini Alasan Andoni Iraola Hanya Mau 2 Tahun di Liverpool
-
Sumber: Gelandang Atalanta Ederson Sepakat Gabung Manchester United Senilai Rp 845 Miliar