Sejak debutnya pada 2010 melawan Singapura, Kawin terus menjadi pilihan utama di bawah mistar Thailand di berbagai ajang internasional.
Salah satunya adalah Piala AFF, di mana Kawin tampil di dua edisi kompetisi itu, yakni Piala AFF 2014, Piala AFF 2016, dan Piala AFF 2020.
Dari tiga edisi tersebut, ia berhasil membawa Thailand keluar sebagai kampiun Piala AFF 2014, 2016, dan 2020, dengan mengalahkan Timnas Indonesia sebanyak dua kali, yakni pada 2016 dan 2020.
Kiprahnya sebagai kiper juga diakui oleh sepak bola Asia Tenggara, di mana ia masuk Starting XI terbaik versi AFF pada 2013 lalu.
Sebagaimana diketahui, final SEA Games 2023 antara Timnas Indonesia U-22 vs Thailand, menjadi sorotan dunia sepak bola.
Hal ini tak lepas dari kericuhan yang terjadi dalam laga tersebut baik antar pemain maupun antar ofisial kedua tim yang bertanding.
Kericuhan ini tercipta di awal babak Extra Time saat Irfan Jauhari membawa Timnas Indonesia U-22 unggul 3-2 di menit ke-94.
Karena gol itu, kericuhan pun tercipta di pinggir lapangan yang melibatkan ofisial kedua tim, dan bahkan para pemain kedua tim.
Dari kubu pemain, ada Komang Teguh dan kiper Thailand yang saling beradu jotos, hingga keduanya mendapat kartu merah langsung dari wasit.
Baca Juga: Media Argentina Pastikan Timnas Indonesia vs Argentina di FIFA Matchday, Catat Tanggalnya!
Kejadian ini kemudian menjadi sorotan, salah satunya dari kiper senior Thailand, Kawin Thamsatchanan, yang menyayangkan aksi juniornya hingga melakukan pemukulan.
“Saya, sebagai pemain tim nasional dan bagian dari industri sepak bola Thailand, ingin mengomentari insiden ini. Jika itu menyakiti seseorang, saya minta maaf,” buka Kawin Thamsatchanan dikutip dari Thai Rath, Kamis (18/5).
“Mengontrol emosi dan mengekspresikan kedewasaan merupakan kualitas yang dimiliki oleh pesepak bola, karena kami pergi atas nama tim nasional Thailand. Menjadi perwakilan dan kebanggaan rakyat Thailand.”
“Tidak hanya dalam urusan menang dan kalah, tapi juga menjadi contoh yang baik. Dan yang lebih besar lagi adalah orang-orang datang untuk melihatnya. Artinya mereka menghormati kita,” ucap Kawin.
Kontributor: Felix Indra Jaya
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Resmi! Kata-kata Liam Rosenior Usai Dikontrak Chelsea Hingga 2032
-
Pelaku Cuma Ditegur, Ini Klarifikasi Kafi FC soal Tendangan Kung Fu Liga 4 Yogya
-
Sassuolo vs Juventus: Dear Jay Idzes, Hati-hati dengan Mesin Gol Si Nyonya Tua Ini
-
Paul Scholes Peringatkan Man United Jangan Rekrut Enzo Maresca, Kenapa?
-
Data Menyedihkan di Balik Ruben Amorin Dipecat Manchester United, Parah Sih...
-
Calon Pelatih Chelsea Liam Rosenior: Pengagum Sir Alex Ferguson, Peniru Jurgen Klopp
-
Komentar Tidak Biasa Pelatih Asal Malaysia Soal John Herdman Jadi Pelatih Timnas Indonesia
-
Cerita John Herdman Kena Maki Eks Pelatih Lionel Messi
-
Horor Menit 73 Liga 4 DIY: Tendangan Kung Fu Leher Disasar, Wasit Tutup Mata
-
Ngeri! Anggota FBI Pantau Laga Maroko vs Kongo di Piala Afrika 2025, Mau Nyulik Siapa?