Bola / Bola Indonesia
Selasa, 06 Januari 2026 | 20:49 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman ternyata pernah head to head dengan eks pelatih Lionel Messi. (dok. Photosports)
Baca 10 detik
  • Pelatih Indonesia, John Herdman, pernah berhadapan dengan Gerardo Martino, eks pelatih Lionel Messi, saat melatih Kanada versus Meksiko.
  • Pertemuan terjadi pada Piala Emas CONCACAF Januari 2025, di mana Meksiko menang 3-1 dengan insiden adu mulut antar pelatih.
  • Pasca-pertandingan, Herdman dan Martino merespons insiden ketegangan tersebut dengan santai dan penuh candaan di konferensi pers.

Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman ternyata pernah head to head dengan eks pelatih Lionel Messi.

Herdman yang pernah berkarier di Toronto FC di MLS, menjadi lawan untuk eks pelatih Messi di Inter Miami, Gerardo Martino.

Nah menariknya, saat Herdman jadi pelatih Kanada, ia kembali bertemu dengan Martino saat melatih Meksiko.

Pada Januari 2025, kedua tim bertemu di babak fase grup A Piala Emas CONCACAF. Saat itu Meksiko sukses meraih kemenangan 3-1.

Namun sempat terjadi insiden di pinggir lapangan yang melibatkan John Herdman dengan Tata Martino.

Ketegangan terjadi sekitar menit ke-30 pertandingan. Martino mendekati ofisial keempat, Randy Solano, untuk memprotes seorang gelandang Kanada yang dinilainya melakukan pelanggaran berulang.

Herdman kemudian ikut masuk dalam percakapan tersebut, yang memicu adu mulut di antara kedua pelatih.

Tayangan ulang memperlihatkan Martino melontarkan umpatan khas Argentina yang diduga menyasar keluarga Herdman.

Situasi memanas hingga kedua pelatih tidak saling berjabat tangan setelah peluit akhir dibunyikan.

Baca Juga: Pengakuan Jujur Joey Pelupessy: Hancur Lebur Dua Pekan usai Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia

Namun demikian, Martino tetap menyempatkan diri berjabat tangan dengan anggota staf kepelatihan Kanada lainnya.

Setelah pertandingan, baik Martino maupun Herdman justru menanggapi insiden tersebut dengan nada santai dan penuh candaan.

“Dia pelatih yang hebat,” ujar Herdman sambil tertawa.

“Saya tidak bisa bahasa Spanyol. Saya kira dia bertanya bagaimana peran baru saya. Saya jawab, ‘Ya, berjalan dengan baik’. Saya juga bertanya apakah dia menikmati pekerjaannya. Itu saja. Kami lanjutkan pertandingan. Dia menang, saya kalah.”

Martino juga berdalih bahwa insiden tersebut hanya kesalahpahaman akibat perbedaan bahasa.

“Dia menceritakan sebuah lelucon, dan saya menanggapinya,” kata Martino dalam bahasa Spanyol.

Load More