Bola / Bola Indonesia
Selasa, 06 Januari 2026 | 20:49 WIB
Lagi-Lagi Tendangan Kung Fu di Liga 4: Leher Disasar, Wasit Cuma Kartu Kuning [Facebook]
Baca 10 detik
  • Insiden tendangan kungfu terjadi pada laga Liga 4 DI Yogyakarta antara UAD FC vs KAFI Jogja FC pada 6 Januari 2026.
  • Tendangan brutal serupa juga menimpa pemain Perseta 1970 dalam Liga 4 Jawa Timur sehari sebelumnya, 5 Januari 2026.
  • Keputusan wasit pada laga UAD vs KAFI hanya memberikan kartu kuning meskipun terjadi aksi kekerasan yang membahayakan.

Suara.com - Aksi kekerasan kembali mencoreng kompetisi Liga 4 musim 2025/2026. Setelah insiden serupa terjadi di Liga 4 Jawa Timur, kali ini tendangan kungfu brutal muncul dalam laga Liga 4 D.I. Yogyakarta antara UAD FC vs KAFI Jogja FC, Selasa (6/1/2026).

Insiden mengerikan itu terjadi pada menit ke-73 pertandingan yang digelar di Lapangan Sitimulyo.

Saat KAFI unggul 1-0, pemain KAFI bernomor punggung 2 secara tiba-tiba melepaskan tendangan kungfu ke arah wajah mendekati leher pemain UAD.

Aksi brutal tersebut membuat pemain UAD bernomor punggung 24 langsung terkapar kesakitan.

Insiden yang membahayangkan nyawa pemain itu ternyata dinilai wasit sebagai pelanggaran ringan. Wasit hanya mengganjar kartu kuning kepada pemain KAFI.

Tidak hanya itu, wasit juga tampak meminta pemain UAD untuk segera bangkit tanpa memanggil tim medis guna melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Pertandingan pun dilanjutkan dengan cepat, dan pemain UAD yang menjadi korban masih bisa melanjutkan laga.

Meski demikian, potongan video insiden tersebut langsung viral di media sosial dan memicu kecaman dari publik sepak bola nasional.

Kasus Serupa di Liga 4 Jatim

Baca Juga: Layangkan Tendangan Kungfu, Hilmi Gimnastia akan Disidang Komdis PSSI pada 11 Januari

Sebelumnya, pemain Perseta 1970 Tulungagung, Firman Nugraha yang jadi korban tendangan kung fu pemain Putra Jaya Kabupaten Pasuruan, Muhammad Hilmi dalam kondisi sudah sadarkan diri, meski ia mengaku masih mengeluhkan rasa nyeri pada bagian dada.

Firman Nugraha menjadi korban tendangan kung fu yang dilakukan Muhammad Hilmi pada pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bangkalan, Senin (5/1/2026) pukul 13.00 WIB.

Firman mengaku bahwa dadanya saat ini masih terasa sakit dan nyeri.

"Sampai sekarang dada saya masih sakit, nyeri," ucapnya seperti dilihat pada video unggahan akun Instagram emosijiwaku

Saat ditanya apakah Hilmi telah meminta maaf kepadanya, Firman mengatakan bahwa pemain Putra Jaya itu memang sudah meminta maaf namun terkesan tidak ada itikad baik.

"Sudah (minta maaf) tapi agak tidak ada itikad (baiknya)," ucap Firman.

Load More