Suara.com - Mengintip jumlah menit bermain para pemain Timnas Indonesia saat berkiprah di Liga Jepang, di mana Pratama Arhan berpotensi memecahkan rekor.
Ada beberapa pemain Timnas Indonesia yang sempat mencicipi karier di Liga Jepang, terutama di era 2000-an ini.
Tercatat ada tiga penggawa Timnas Indonesia yang pernah meniti karier di Liga Jepang yakni Irfan Bachdim, Stefano Lilipaly, dan yang terbaru Pratama Arhan.
Irfan Bachdim tercatat pernah bermain di dua klub Jepang, pada 2014 hingga 2017 lalu, yakni di Ventforet Kofu dan Hokkaido Consadole Sapporo.
Lalu, Stefano Lilipaly di tahun 2014 juga pernah meniti karier di negeri Sakura dengan membela Consodale Sappor sejak Maret hingga Desember.
Terakhir, ada Pratama Arhan yang bergabung dengan klub kasta kedua yakni Tokyo Verdy pada 2022 lalu dan masih bertahan hingga saat ini.
Meski ketiganya pernah dan sedang berkarier di Jepang, nahasnya ketiga pemain tersebut bisa dikatakan miskin menit bermain.
Para pemain Timnas Indonesia ini kerap menjadi cadangan bagi tim-timnya. Jika pun dimainkan, menit bermain yang diberikan pun tak banyak.
Meski demikian, ketiga pemain ini tetap bisa menorehkan tinta emas dan sempat dimainkan dalam beberapa kesempatan saat klubnya bertanding.
Baca Juga: Jadi Rival Pratama Arhan di J2 League, Wonderkid Jepang Diincar Chelsea
Jika melihat menit bermain ketiganya, siapa pemain Timnas Indonesia yang punya menit bermain paling banyak? Berikut daftarnya.
1. Irfan Bachdim
Irfan Bachdim tercatat pernah bermain di dua klub Jepang yakni Ventforet Kofu dan Hokkaido Consadole Sapporo sejak 2014 hingga 2017.
Tiga tahun berada di Jepang, eks Bali United dan Persis Solo ini jarang mendapat banyak menit bermain di dua klub tersebut.
Tercatat ia tampil total sebanyak 12 kali bagi dua klub tersebut dan hanya mengoleksi 297 menit bermain selama tiga tahun di Jepang.
2. Stefano Lilipaly
Berita Terkait
-
Targetkan 8 Besar Asia, Mathew Baker Optimis Bawa Garuda Muda ke Piala Dunia U-17
-
Timnas Indonesia U-17 Introspeksi Total usai Gagal di AFF, Kurniawan Siapkan Kejutan untuk China
-
Bek Melbourne City Mathew Baker Pimpin Mentalitas Juara Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia 2026
-
Pelatih Irak Sebut Timnas Indonesia Paling Dirugikan di Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Miris! Indonesia Batal ke Homeless World Cup 2026 karena Tak Punya Sponsor
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Diwarnai Kontroversi, David Beckham Sebut Atletico Madrid Seharusnya Dapat Penalti Lawan Arsenal
-
Siapa Keanu Sanjaya? Pahlawan Timnas Indonesia U-17 yang Pernah Cicipi Latihan di Klub Spanyol
-
Respons Vincent Kompany Usai Mikel Arteta Sindir Soal Jadwal Liga
-
Arsenal ke Final Liga Champions, Wenger Bungkam Kritik soal Selebrasi Arteta
-
Berapa Kali Arsenal Pernah Lolos ke Final Liga Champions?
-
Buka Suara soal Dugaan Rasisme, Henry Doumbia: Saya Yakin dengan Apa yang Saya Dengar
-
Athletic Club Resmi Tunjuk Edin Terzic sebagai Pelatih Baru
-
Phil Foden akan Perpanjang Kontrak di Manchester City hingga 2030
-
Mikel Arteta Sebut Lolos ke Final Liga Champions sebagai Malam Terbaik dalam Kariernya
-
Declan Rice Semringah usai Bawa Arsenal ke Final Liga Champions, Kirim Pesan untuk Suporter