Suara.com - Lama tak terdengar kabarnya, bek Timnas Vietnam yang pernah menjadi musuh pecinta sepak bola di Indonesia, Doan Van Hau, kembali berulah usai menghantam salah seorang suporter dengan bola.
Doan Van Hau sejatinya menjadi andalan bagi Cong An Ha Noi (CAHN) FC dalam lanjutan Liga Vietnam melawan Hanoi FC, Minggu (6/8/2023).
Meski Doan Van Hau dkk sukses mengatasi lawannya dengan skor 2-1, bek Timnas Vietnam itu sempat berulah usai menghantam suporter dengan bola.
Aksi tak terpuji Doan Van Hau itu terjadi di menit akhir pertandingan, bermula dari niat sang pemain menghalau bola ke luar lapangan.
Namun bola yang disapu Van Hau mengarah ke arah tribun penonton. Sepakan cukup kencang yang dilakukan Van Hau menghantam salah seorang penonton.
Van Hau yang mengetahui hal itu langsung memberikan gesture meminta maaf kepada penonton tersebut beberapa kali.
Tak sampai di situ, menurut laporan media setempat Van Hau juga menemui penonton yang terkena bola hasil sepakannya.
Dalam konferensi pers, Van Hau meminta maaf kepada suporter tersebut usai tak mampu menahan dan mengontrol emosinya.
Nama Van Hau di kancah sepak bola Indonesia cukup familiar, karena aksinya di final SEA Games 2018 yang mencederai Evan Dimas.
Baca Juga: Tolak Tawaran Shin Tae-yong Perkuat Timnas, Pemain Keturunan Indonesia Jadi Pengangguran, Siapa Dia?
Karena aksinya itu Evan Dimas bahkan sampai tak bisa melanjutkan permainan, sejak saat itulah Van Hau menjadi musuh bersama masyarakat Indonesia.
"Laga ini memang sangat emosional bagi saya. Saya mengalami situasi sulit," ucap Van Hau.
"Saya tak bisa mengendalikan diri. Dan menendang bola ke arah tribun hingga mengenai salah seorang penonton.
"Saya akan belajar pengalaman dari kejadian ini." imbuhnya.
[Penulis: Eko Isdiyanto]
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Shin Tae-yong Pimpin Latihan Perdana Persija, Fokus Bangun Fondasi Tim
-
Sejarah Inggris vs Argentina, Ini Prediksi Pemenang Semifinal Piala Dunia 2026
-
Kontroversi Sponsor Piala Dunia 2026: LaLiga Layangkan Protes ke FIFA
-
Harga Tiket Final Piala Dunia 2026 Bikin Melongo! Kategori 2 Tembus Rp133 Juta
-
Pulang ke Oslo Sebagai Warga Biasa, Timnas Norwegia Disambut 100 Ribu Suporter
-
Spanyol Ukir Rekor Bersejarah usai Bekuk Prancis, Makin Dekat Kawinkan Gelar Euro dan Piala Dunia
-
Noni Madueke Tak Takut Lionel Messi Cs: Argentina yang Harus Khawatir Lawan Inggris
-
Mbappe dan Michael Olise Melempem, Deschamps Beberkan Penyebab Prancis Tumbang dari Spanyol
-
Ada Proses Panjang di Balik Kesuksesan Spanyol ke Final Piala Dunia 2026
-
Hujan Rudal AS Bunuh 3 Warga Sipil di Iran Selatan, Bukan Tentara