Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari cabang olahraga sepak bola Asian Games 2022 yang juga akan diikuti Timnas Indonesia U-24. Dua tim peserta, Afghanistan dan Suriah resmi mundur hanya sehari sebelum kick-off cabor sepak bola ini.
Seperti dilansir ASEAN Football, Senin (18/9/2023), Timnas Afghanistan U-24 dan Timnas Suriah U-24 mundur saat sepak bola Asian Games di China sudah bakal dimulai pada 19 September 2023.
Yang menarik, Suriah dan Afghanistan berasal dari grup yang sama, yakni Grup C. Karena itu, grup tersebut pun tinggal menyisakan dua tim yakni Uzbekistan dan Hong Kong.
Uzbekistan dan Hong Kong jadinya akan saling beradu dalam dua pertandingan untuk menentukan juara grup untuk lolos ke babak 16 besar.
Namun yang jadi rancu, bagaimana dengan tim yang kalah? Sejauh ini belum ada informasi yang jelas soal regulasi lengkap sepak bola Asian Games terkait kasus ini.
Dalam regulasi awal, tim yang finis di peringkat dua juga lolos ke 16 besar Asian Games 2023. Ini berarti bisa saja salah satu dari Uzbekistan atau Hong Kong meski telah kalah dua kali di Grup C, namun tetap lolos ke 16 besar.
Sementara itu, Timnas Indonesia U-24 dan negara-negara lain harus bertanding sampai tiga pertandingan (kecuali Grup D yang diisi tiga tim) di fase grup untuk finis di posisi dua besar demi lolos ke 16 besar. Tentu ini terkesan tidak adil.
Lantas, bagaimana dengan tim yang lolos dari jalur peringkat tiga terbaik? Awalnya, sebelum Afghanistan dan Suriah mundur, empat dari enam tim akan lolos ke 16 besar sebagai peringkat tiga terbaik.
Sekarang, setelah Afghanistan dan Suriah mundur, empat peringkat tiga terbaik dari lima tim akan lolos ke 16 besar.
Baca Juga: Hanya Jadi Pemain Pengganti, Sandy Walsh Tak Kuasa Hindarkan KV Mechelen dari Kekalahan
Nantinya hanya ada lima tim yang finis di peringkat tiga fase grup. Ini karena Grup C hanya berisikan dua negara sehingga takkan ada peringkat tiga terbaik.
Berita Terkait
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Direkrut Barcelona dan Bela Timnas
-
PSIR Rembang Didiskualifikasi dari Liga 4 Jateng, Didenda Rp45 Juta dan Banjir Sanksi Lainnya
-
Israr Megantara Ingin Main di Luar Negeri, Klub Spanyol Burela FS Berminat
-
Eks Pelatih Juventus Resmi Tangani Tottenham, Debut Langsung Lawan Arsenal
-
Leon Goretzka Semringah Bisa Cetak Gol Lagi untuk Bayern Munich
-
Panas! Pep Guardiola Kirim Psywar ke Mikel Arteta, Jangan Terlalu Santai
-
John Herdman Sebut Harapan Besar Fans Timnas Indonesia Bisa Jadi Berkah Sekaligus Kutukan Mengerikan
-
Paul Munster Minta Maaf usai Kalahkan Persebaya Surabaya
-
Umuh Muchtar Optimis Persib Bisa Bantai Ratchaburi Lebih dari 3 Gol di Bandung Nanti
-
Persebaya Surabaya Tumbang dari Bhayangkara, Bernardo Tavares Ungkap Penyebabnya