Suara.com - Menjadi salah satu klub paling besar di dunia persepakbolaan, Manchester United tengah ‘ditawar’ oleh dua nama yang mungkin belakangan tak lagi asing. Keduanya adalah Sir Jim Ratcliffe dan Syekh Jassim. Sekilas tentang perbandingan kekayaan Syekh jassim dan Sir Jim Ratcliffe calon pembeli Man UTD bisa Anda lihat di ini.
Syekh Jassim
Syekh Jassim bin Hamad bin Jassim, adalah putra kedua dari mantan Perdana Menteri Qatar, Syekh Hamad bin Jassim Al-Thani, atau biasa dikenal dengan sebutan HBJ.
Mengacu pada sebuah laporan Forbes, kekayaan yang dimiliki sang ayah mencapai US$1,2 miliar atau sekitar Rp17,86 triliun. Nama sang ayah juga muncul pada proses pembelian klub raksasa asal Prancis, Paris Saint-Germain atau PSG.
Syekh Jassim sendiri merupakan Chairman Qatar Islamic Bank atau QIB. Menjadi salah satu bank terbesar di Timur Tengah, QIB masuk dalam 30 perusahaan dengan nilai paling tinggi di Qatar dan menduduki peringkat ketiga.
Secara kolektif, kekayaan yang dimiliki Syekh Jassim mencapai 275 miliar poundsterling atau setara Rp5.177 triliun. Dengan modal kekayaan ini, tak heran jika ia berani mengajukan tawaran tinggi untuk pembelian Man UUtd.
Tawaran terbaru yang diberikan adalah sebesar 6 miliar poundsterling, atau setara Rp113 triliun.
Kekayaan Sir Jim Ratcliffe
Kompetisi untuk membeli Man Utd datang dari Sir Jim Ratcliffe, yang merupakan sosok yang gigih berjuang mendapatkan Man Utd sejak Januari 2023 lalu. Pendekatan sendiri dilakukan secara intensif untuk dapat mengambil alih Setan Merah.
Baca Juga: Birmingham City Tunjuk Legenda Manchester United Wayne Rooney sebagai Pelatih Baru
Mengacu pada berbagai sumber, Sir Jim Ratcliffe sendiri memiliki kekayaan bersih sebesar UU$20,9 miliar. Dengan aset ini, sebenarnya ia memiliki kekuatan yang diperlukan untuk dapat mengakuisisi Man UTD tersebut.
Namanya tercatat sebagai pendiri, ketua, dan pemilik mayoritas pembangkit listrik tenaga kimia, Grup Ineos. Perusahaan ini memproduksi berbagai produk yang kemudian dijual ke pasar, seperti minyak sintetik hingga produk plastik.
Di tahun 2021 lalu, Grup Ineos membeli dua perusahaan kimia dari BP Senilai US$5 miliar. Perusahaan ini kini beroperasi di 29 negara dengan pendapatan mencapai US$61 miliar per tahun. Setidaknya ada 26 ribu orang di 36 anak perusahaan yang ada sekarang.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
-
Suporter MU Berang, Sheikh Jassim Mundur Usai Tawaran Menggiurkan Kembali Ditolak Keluarga Glazer
-
Manchester United Gagal Dijual! Keluarga Glazers Tolak Duit Rp 100 Triliun Lebih
-
Manchester United Resmi Tetap Milik Glazer, Penawaran Rp95 Triliun Sheikh Jassim Ditolak!
-
Pakai Jersey MU Saat Tidur di Rumah Warga, Ganjar Digoda Soal Kekalahan
-
Birmingham City Tunjuk Legenda Manchester United Wayne Rooney sebagai Pelatih Baru
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat