Suara.com - Menteri Dalam Negeri Prancis, Gerald Darmanin, baru-baru ini memunculkan pernyataan kontroversial yang mencuatkan dugaan keterlibatan Karim Benzema dengan Ikhwanul Muslimin, sebuah organisasi yang dicap sebagai teroris oleh otoritas Prancis. Laporan dari Marca mengungkapkan bahwa Darmanin secara terbuka menuduh bahwa Benzema memiliki hubungan yang mendalam dengan Ikhwanul Muslimin di Prancis.
Karim Benzema, pemain sepak bola muslim asal Prancis, baru-baru ini membuat gebrakan dengan gabung ke klub Al Ittihad di Arab Saudi.
Hal ini menandai akhir dari karier panjang dan suksesnya bersama Real Madrid, yang membuatnya menjadi salah satu pemain terkenal di dunia sepak bola.
Namun, apa yang membuat Benzema mendapatkan sorotan dari Menteri Darmanin adalah sikapnya yang menyatakan dukungan terhadap Palestina dalam konflik yang terus berlanjut dengan Israel. Darmanin menilai sikap tersebut sebagai indikasi keterlibatan Benzema dengan Ikhwanul Muslimin.
"Karim Benzema memiliki hubungan yang dekat, seperti yang kita semua tahu, dengan Ikhwanul Muslimin," dalam sebuah wawancara dengan Cnews Network yang dikutip oleh Marca.
Pernyataan kontroversial ini merupakan respons atas ucapan dukungan yang dilontarkan oleh Benzema kepada warga Palestina melalui akun Instagram pribadinya.
Dalam pesannya, ia mengungkapkan dukanya atas jatuhnya korban warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak, dalam konflik yang sedang berlangsung di Gaza Palestina.
Konflik antara Israel dan Hamas, yang telah berlangsung sejak 7 Oktober, telah menelan banyak korban dari kedua belah pihak.
Salah satu insiden terbaru adalah serangan bom yang menimpa Rumah Sakit Baptis Al Ahli di Jalur Gaza. Baik Israel maupun Hamas secara tegas membantah keterlibatan mereka dalam serangan tersebut.
Baca Juga: 7 Negara Lolos Piala Eropa 2024, Ronaldo Siap Merumput di Luar Arab Saudi
Kontroversi ini menciptakan perdebatan sengit di Prancis, dengan banyak pihak yang mendukung Benzema dan melihatnya sebagai individu yang berbicara untuk kemanusiaan.
Sementara itu, Menteri Darmanin bersikeras bahwa penyelidikan lebih lanjut diperlukan untuk mengungkap potensi keterlibatan Benzema dengan Ikhwanul Muslimin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat