Suara.com - Pengamat sepak bola asal Irak, Akram Salman menyebut tim nasional mereka diprediksi bakal lebih suilit mengalahkan Vietnam dibanding Timnas Indonesia.
Hal itu disampaikan Akram Salman dalam wawancara ekslusif bersama media Irak, Winwin dikutip Suara.com pada Selasa (14/11/2023).
"Saya pribadi merasa memenangkan laga melawan Timnas Vietnam akan lebih sulit dibandingkan laga pembuka melawan Timnas Indonesia," kata Akram.
Timnas Irak akan menjamu Indonesia dalam matchday pertama Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Internasional Basra pada Kamis (16/11/2023).
Lima hari berselang, Irak akan bertandang ke markas Vietnam dalam matchday kedua dGrup F di Stadion Nasional My Dinh.
Meski terkesan meremehkan Indonesia, Akram Salman menjelaskan bahwa Vietnam akan jadi lawan yang lebih sulit bagi Irak karena fakta bakal tampil di hadapan pendukungnya sendiri.
"Para pemain Irak mungkin cukup lelah karena harus melakukan perjalanan usai pertandingan melawan Indonesia," kata Akram.
"Sementara itu, Timnas Vietnam memiliki keuntungan besar saat bermain di kandang sendiri dan di hadapan kehadiran serta sorak-sorai dari banyak pendukung."
Lebih jauh Akram Salman memberikan peringatan keras kepada pelatih Irak, Jesus Casas untuk tetap mewaspadai Indonesia dan Vietnam, yang menjadi dua dari beberapa negara ASEAN yang sepak bolanya tengah bertumbuh pesat.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-17 Kembali Kejutkan Media Vietnam, Tahan Imbang Panama
"Semua orang tahu bahwa tim-tim Asia Tenggara sedang mengalami pertumbuhan pesat akhir-akhir ini. Dan diantara tim tersebut ada Vietnam dan Indonesia," kata Akram.
Tag
Berita Terkait
-
Arkhan Kaka Sudah Cetak 2 Gol di Piala Dunia U-17 2023, Bek Persis Solo Ungkap Hal Mengejutkan
-
Lagi Cedera, Mentalitas Marselino Ferdinan Dipuji Eks Bintang Inter
-
Mengenal 10 Pemain Abroad Maroko Jelang Hadapi Timnas Indonesia U-17: Perkuat Ajax, PSG hingga Juventus
-
Hasil Seri Indonesia Lawan Panama Buat Persaingan Grup A Makin Sengit
-
Dua Winger Timnas Indonesia U-17 Bikin Pelatih Panama Kena Mental, Sampai Salah Atur Strategi
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026