Suara.com - Pertandingan Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia antara Irak vs Timnas Indonesia akan digelar di Stadion Internasional Basra, Kamis (16/11/2023) malam WIB. Di laga ini, rekor buruk membayangi skuad Garuda.
Sebagaimana diketahui, Timnas Indonesia berhasil melaju ke putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia setelah menyingkirkan Brunei Darussalam di putaran pertama.
Di dua laga yang digelar dengan format home away (kandang tandang) tersebut tim besutan Shin Tae-yong tampil trengginas dengan memetik kemenangan 6-0 baik di laga tandang maupun kandang.
Bermodalkan kemenangan agregat 12-0 tersebut, skuad Garuda akan mengawali kiprahnya di Grup F dengan menghadapi Irak. Lawan yang menorehkan catatan buruk bagi Indonesia.
Tercatat, Indonesia dan Irak sudah 11 kali berhadapan di berbagai ajang. Dari 11 pertemuan tersebut, Indonesia menelan kekalahan sebanyak enam kali dan tiga kali imbang.
Keduanya terakhir kali berhadapan di ajang Kualifikasi Piala Asia 2015 silam pada 19 November 2013, di mana ketika itu skuad Garuda dihabisi dengan dua gol tanpa balas.
Bagi pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong catatan pertemuan tersebut adalah masa lalu. Pelatih asal Korea Selatan itu optimistis timnya bakal meraih hasil positif karena skuad Garuda tak lagi seperti dulu.
"Saya tidak tahu tentang statistiknya, setelah selesai, masa lalu adalah masa lalu. Anda tahu, Indonesia memiliki pelatih baru dari beberapa tahun yang lalu?" kata Shin Tae-yong dalam konferensi pers, Rabu (15/11/2023).
"Sebagai pelatih baru, Irak sebenarnya menantang," sambungnya.
Senada dengan sang pelatih, bek Indonesia Jordi Amat juga optimistis skuad Garuda bakal tampil bagus di depan 65 ribu penonton di Stadion Internasional Basra.
Pemain berdarah Spanyol itu mengakui jika Irak bukan lawan yang mudah, namun ia memastikan para penggawa Merah Putih akan berjuang memenangi laga.
"Besok akan menjadi laga keras, kami tahu Irak adalah tim kuat. Tapi besok Indonesia akan memberikan 100 persen dan 11 pemain akan berjuang memenangkan setiap bola," janji Jordi Amat.
"Dalam beberapa hari ini kami melatih pertahanan kami. Kami fokus di defense," sambung bek sentral berusia 31 tahun itu.
"Jadi saya akan memuji mereka, mereka di atas kertas memang kuat. Saya mengharapkan laga yang bagus. Saya harap besok stadion akan penuh, itu bagus untuk negara ini, jadi mari lihat pertandingan bagus besok."
Prediksi Susunan Pemain
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Harry Kane Bangga Kembali Bela Timnas Inggris, akan Tampil di 3 Edisi Piala Dunia
-
Pep Guardiola Peringatkan Man City, Minta Penerusnya Diberi Kebebasan
-
Jean-Paul Van Gastel Betah Ungkap Alasan Perpanjang Kontrak bersama PSIM Yogyakarta
-
Bentuk Penghargaan, Manchester City akan Buatkan Patung Khusus untuk Pep Guardiola
-
Thomas Tuchel Utamakan Kekompakan dalam Pemilihan Skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026
-
Baru Semusim Main di Liga Champions, Girona Resmi Terdegradasi dari LaLiga
-
Momen Hangat Pertemuan Marselino Ferdinan dan Shin Tae-yong Jelang TC Timnas Indonesia
-
Harry Kane Ukir Sejarah, Jadi Pemain Inggris Kedua yang Cetak 60 Gol Semusim di Liga Top Eropa
-
Pep Guardiola Tak Mau Ikut Campur Cari Penggantinya di Manchester City
-
Isu Wabah Ebola, Kongo Tolak Permintaan Isolasi 21 Hari Jelang Piala Dunia 2026