Suara.com - Asa lolos ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 semakin berat bagi Timnas Indonesia usai menelan hasil buruk melawan Irak dan Filipina.
Timnas Indonesia hanya mampu meraih satu poin dalam dua laga Kualifikasi Piala Dunia 2026, kalah dari Irak dan imbang melawan Filipina.
Pertama kali menyambangi Stadion Internasional Basra setelah berpuluh-puluh tahun, nasib mujur belum berpihak kepada skuad Garuda.
Sempat tertinggal 0-2, sebelum memperkecil 1-2 di babak pertama, namun berakhir dengan kekalahan 1-5 hingga peluit akhir laga berbunyi.
Setelahnya meraih hasil imbang 1-1 saat meyambangi Stadion Rizal Memorial di Manila,
Hasil ini semakin membuat langkah Timnas Indonesia melaju ke putaran ketiga babak kualifikasi semakin berat, jika tak kunjung meraih kemenangan.
Gagal membawa pulang poin dari Irak dan hanya mengemas satu angka di markas Filipina, dua laga tandang sebenarnya memberi keuntungan bagi skuad Garuda.
Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong hanya menyisakan satu laga tandang ke markas Vietnam pada Maret 2024 mendatang.
Lantas seperti apa peluang skuad Garuda meraih hasil positif di Kualifikasi Piala Dunia 2026? minimal peringkat kedua grup harus diraih.
Mengingat hanya juara dan runner-up grup yang bisa lolos ke babak selanjutnya, setidaknya Marc Klok dkk harus mengemas 9 poin.
Skema yang paling bisa terjadi dengan mengumpulkan tiga poin hasil dari dua laga kandang melawan Vietnam pada 21 Maret 2024 dan Filipina pada 11 Juni 2024.
Dua tambahan poin bisa didapat saat bertandang ke markas Vietnam pada 26 Maret 2024 dan menjamu Irak di Jakarta pada 6 Juni 2024.
Target meraih 9 poin ini cukup realistis jika menggunakan skema tersebut, mengingat langkah ke Piala Dunia 2026 memang tidak mudah.
Syarat tersebut harus dipenuhi jika Shin Tae-yong masih menginginkan Timnas Indonesia berpeluang tampil di Piala Dunia 2026.
Sekaligus memastikan satu tiket ke Piala Asia 2027 yang digelar di Arab Saudi, hanya dengan tiket juara dan runner-up kualifikasi putaran kedua ini.
Berita Terkait
-
Andai Raih Dua Kemenangan di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Diprediksi Naik ke Peringkat 132 FIFA
-
Kiprah 5 Timnas Asal Asia di Piala Dunia U-17 2023
-
Digadang Jadi Pemain Naturalisasi, Thom Haye Borong 2 Gol Bawa SC Heerenveen Raih Kemenangan Telak
-
Senjata Anyar Shin Tae-yong Disorot Media Vietnam
-
Timnas Indonesia U-23 Dipandang Sebelah Mata di Piala Asia U-23 2024, Pelatih Yordania Beri Pembelaan
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Striker Kelahiran Hawaii Dapat Restu John Herdman, Kapan Bela Timnas Indonesia?
-
Blak-blakan John Herdman di Depan Erick Thohir, Tuntut PSSI Perbaiki Masalah Ini
-
Barcelona Dipermalukan Atletico, Hansi Flick Semprot Wasit: Buat Apa Ada VAR!
-
Keok di Menit Akhir, Rui Borges Peringatkan Arsenal: Sporting CP Siap Beri Kejutan di Emirates
-
Kalah 0-2 Tapi Kuasai Laga dengan 10 Pemain, Hansi Flick Pede Barcelona Balas Atletico di Leg Kedua
-
PSG Bungkam Liverpool 2-0, Kvaratskhelia: Kami Harusnya Bisa Bantai Mereka
-
Jadi Pahlawan Persib Lawan Semen Padang, Ramon Tanque Ungkap Makna Selebrasi Uniknya
-
Hasil Liga Champions Tadi Malam: Barcelona Tumbang di Kandang, PSG Jinakkan Liverpool 2-0
-
Pundit Belanda Kritik keras Maarten Paes Usai Ajax Telan Pil Pahit Lagi
-
Raih Gelar Young Player of The Month, Muhammad Ragil Ingin Terus Belajar