Suara.com - PSSI dan Erick Thohir selaku Ketua Umum (Ketum) tampaknya harus belajar dari kasus Luis Milla jika hendak melengserkan Shin Tae-yong dan mencari penggantinya di Timnas Indonesia.
Jagat sepak bola Tanah Air tengah bergejolak seiring adanya kisruh mengenai kontrak pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
Belakangan, juru taktik asal Korea Selatan itu mengakui dirinya sudah didekati oleh negara lain saat memimpin Timnas Indonesia di Piala Asia 2023.
Hanya saja, pelatih berusia 53 tahun tersebut masih menghormati kontraknya dengan PSSI yang masih berlaku hingga Juni 2024 mendatang.
Karena pernyataan ini, muncul desakan agar PSSI segera memperpanjang kontrak Shin Tae-yong yang akan habis dalam hitungan bulan.
Tapi, Erick Thohir selaku Ketum PSSI justru masih menunggu hasil di Piala Asia U-23 2024 sebelum memperpanjang kontrak Shin Tae-yong.
Di sisi lain, Erick Thohir juga nyatanya tak mempermasalahkan jika Shin Tae-yong memilih mundur dan menerima tawaran dari negara lain seperti pernyataannya.
Dari kisruh ini, seharusnya PSSI dan Erick Thohir berkaca dari pengalaman pada 2018 silam saat Luis Milla dibiarkan pergi dan membuat Timnas Indonesia tampil anjlok.
Luis Milla Hengkang, Timnas Indonesia Sekarat
Baca Juga: Tak Sulit bagi STY untuk Dapatkan Kontrak Baru Jika PSSI Melepasnya
Pada 2017 silam, Timnas Indonesia sempat memiliki pelatih kelas dunia usai PSSI menunjuk Luis Milla sebagai pelatih kepala.
Saat itu, PSSI memberikan kontrak berdurasi dua tahun kepada pelatih asal Spanyol tersebut sebagai pelatih tim senior dan tim U-22.
Saat menjadi pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla menunjukkan progres apik lewat proses yang ia tunjukkan, di mana tim senior hanya kalah dua kali dari enam pertandingan.
Bahkan bersama tim kelompok umur yang tampil di Asian Games 2018, Luis Milla mampu membawa Timnas Indonesia lolos ke babak 16 besar.
Proses yang dijalani Luis Milla terbilang singkat dan mampu mengubah gaya bermain skuad Garuda menjadi lebih sedap dipandang mata.
Meski mampu merebut hati pecinta sepak bola Tanah Air, PSSI memilih tak melanjutkan kontrak Luis Milla dengan dalih tak memenuhi target serta kisruh soal gaji.
Berita Terkait
-
Tak Sulit bagi STY untuk Dapatkan Kontrak Baru Jika PSSI Melepasnya
-
Gabung Port FC, Bagaimanakah Prediksi Peluang Karier Asnawi Mangkualam?
-
Pekerjaan Budi Setiawan, Eks Deputi Sekjen PSSI yang Sebut Shin Tae-yong Tidak Punya Etika
-
Biodata dan Rekam Jejak Budi Setiawan, Sebut Shin Tae-yong Catat Etika dan Moral
-
3 Pemain Lokal Timnas Indonesia Paling Bersinar di Piala Asia 2023
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Luis de la Fuente: Lamine Yamal Harus Terbuka Terima Nasihat dan Jangan Cedera
-
John Herdman Mulai Racik Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, Thom Haye dan Klok Sudah Gabung TC
-
Tidak Terpilihnya Dean Huijsen di Timnas Spanyol Menuai Tanda Tanya
-
FIFA Rilis Markas 48 Peserta Piala Dunia 2026: Inggris dan Argentina Pilih Kansas, Iran di Tijuana
-
Hidemasa Morita Tinggalkan Sporting CP, Dilirik Klub Premier League
-
Mauricio Souza Pergi, 3 Bintang Persija Tulis Pesan Emosional
-
Kabar Duka, Mantan Pemain Southampton Meninggal Dunia di Usia 21 Tahun
-
Pelatih Klub MLS Terang-terangan Ingin Boyong Robert Lewandowski
-
Son Heung-min Pamit di Piala Dunia 2026, Beban Berat Cetak Sejarah Buat Korea Selatan
-
Arsenal Serius Ingin Boyong Morgan Rogers dari Aston Villa