Suara.com - Mengenal lebih jauh sosok Charles Lokolingoy, pemain asing berkebangsaan Australia yang belakangan tampil menggila bersama Arema FC.
Arema FC seakan bangkit dari keterpurukan setelah kursi kepelatihan berganti dari Fernando Valente ke Widodo C Putro.
Dalam dua pertandingan di bawah arahan Widodo C Putro, tim berjuluk Singo Edan ini berhasil meraih dua kemenangan yakni atas RANS Nusantara FC dan Persija Jakarta dengan skor identik 3-2.
Tak hanya Arema FC yang mendadak kembali bertaji, tangan dingin Widodo C Putro juga membuat anak asuhnya tampil menggila.
Salah satunya adalah Charles Lokolingoy. Penyerang berusia 26 tahun ini menunjukkan performa apik bagi Arema FC di bawah arahan Widodo C Putro.
Dari dua pertandingan tersebut, Charles Lokolingoy berhasil mencetak total tiga gol, dengan rincian dua gol ke gawang RANS dan satu gol ke gawang Persija.
Torehan tiga gol dari dua laga bersama Widodo C Putro ini melebihi torehannya di laga-laga Liga 1 musim 2023/2024 sebelumnya.
Sebelum dilatih Widodo C Putro, eks penggawa Brisbane Roar ini hanya mencetak dua gol dari 18 pertandingan di Liga 1 musim 2023/2024.
Karena performanya yang gemilang, nama Charles Lokolingoy pun menjadi sorotan. Berikut profil dari penggawa asing Arema FC tersebut.
Baca Juga: Rahasia Charles Lokolingoy Tampil Menggila Bareng Arema FC di 2 Laga Terakhir
Mantan Juara Liga Australia
Charles Lokolingoy merupakan pesepak bola yang lahir di Kinsasha, Kongo, pada 2 Maret 1997. Meski lahir di Kongo, ia sendiri memegang paspor Australia.
Lokolingoy memegang paspor Australia karena pada usia 11 tahun, dirinya pindah ke negara Kanguru tersebut bersama keluarganya.
Alhasil, Lokolingoy pun tumbuh berkembang di Australia dan ia memulai karier sepak bolanya di negara tersebut.
Kariernya bermula di Sutherland Sharks. Tercatat, Lokolingoy menimba ilmu di klub tersebut selama dua tahun, sebelum akhirnya hijrah ke akademi Sydney FC pada 2016.
Hanya dalam waktu setahun, Lokolingoy berhasil menembus tim utama Sydney FC. Di musim pertamanya saja, ia berhasil membawa klubnya menjuarai Liga Australia.
Lokolingoy sendiri bermain bagi Sydney FC selama dua tahun dengan 19 penampilan di segala ajang. Pada 2019, ia kemudian dilepas secara gratis dan bergabung Brisbane Roar.
Di Brisbane Roar, karier Lokolingoy juga tak berjalan mulus. Hanya beberapa bulan bermain di klub tersebut, ia kembali dilepas secara gratis dan bergabung tim Hong Kong, Pegasus FC.
Setelah mencoba Abroad, Lokolingoy sempat kembali ke Australia pada 2020 dan membela klub-klub lainnya seperti Sydney Olympic, Marconi Stallions, dan Wellington Phoenix dengan durasi amat singkat.
Pada tahun 2022, Lokolingoy pun sempat Abroad kembali dengan bergabung klub Malta, Zebbug Rangers. Ia bermain bagi klub ini selama setahun dengan total 27 penampilan dan 11 gol.
Catatan itu membuat Arema FC kemudian meminangnya pada 2023, untuk menjadi salah satu penggawa asingnya di Liga 1 2023/2024.
Ada yang menarik sepanjang karier Lokolingoy bersama Arema FC. Di awal-awal bergabung, ia sempat dipasang sebagai gelandang bertahan.
Kemudian, Lokolingoy bermain sebagai winger. Tapi, performanya justru juga tak cukup apik saat awal-awal bergabung Arema FC.
Kepergian Gustavo Almeida pada bursa transfer kedua Liga 1 2023/2024 dan kedatangan Widodo C Putro pun seakan menjadi berkah bagi Lokolingoy.
Karena dua faktor tersebut, Lokolingoy pun kembali menjadi penyerang murni. Terbukti dari tiga laga terakhir, ia berhasil melesakkan total empat gol.
Dengan performanya yang tengah menanjak, ada kemungkinan Lokolingoy akan terus memberi sumbangan penting untuk membawa Arema FC terlepas dari jerat degradasi.
Kontributor: Felix Indra Jaya
Berita Terkait
-
Rahasia Charles Lokolingoy Tampil Menggila Bareng Arema FC di 2 Laga Terakhir
-
Mantan 'Anak Kesayangan' Shin Tae-yong Borong 2 Gol Lawan Persija, Layak Kembali ke Timnas Indonesia?
-
Persija Main Bagus tapi Kalah Terus, Thomas Doll Bongkar Biang Keroknya
-
Pemain Persija Kambing Hitamkan Wasit usai Kalah dari Arema FC, Soroti Hukuman Penalti dan Kartu Merah
-
BRI Liga 1: Takluk 3-2 dari Arema FC, Pelatih Persija Ungkapkan Rasa Kecewa
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Jadwal Neraka Menanti, Emil Audero dan Cremonese Terpuruk Tanpa Kemenangan 10 Laga Terakhir
-
Joey Pelupessy Kena Apes di Liga Belgia, Kenapa?
-
Kebijakan Baru AFC Jadi Penyebab, Timnas Indonesia Dipastikan Absen di Asian Games 2026
-
Dibidik Klub Premier League, Bayern Munich Optimis Bisa Perpanjang Kontrak Harry Kane
-
Perbandingan Pelatih Asing, Hector Souto Jadi Terbaik Sepanjang Sejarah Timnas Futsal Indonesia
-
Direktur Olahraga Sevilla Tolak Sergio Ramos
-
Tak Terkejut, Michael Carrick Puji Kualitas Benjamin Sesko
-
5 Fakta St Kitts and Nevis, Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Hector Souto: Masih Terasa Sakit
-
Viking Gelar Nobar Persib Bandung vs Ratchaburi FC dan Charity di Cisarua