Suara.com - Persebaya Surabaya harus puas berbagi poin di pekan ke-29 BRI Liga 1 setelah ditahan imbang tanpa gol oleh Madura United dalam laga kandang di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (13/3/2024).
Dengan tambahan satu poin, Persebaya bertahan di posisi 11 klasemen sementara dengan koleksi 36 poin dari 29 pertandingan. Sementara Madura United yang mengantongi 46 poin beranjak ke posisi empat.
Jalannya Pertandingan
Persebaya tampil menekan sejak peluit kick-off dibunyikan. Upaya tim besutan Paul Munster nyaris membuahkan hasil di awal laga jika saja sepakan Robson Duarte tidak melayang tipis di atas mistar gawang Madura United yang dikawal Lucas Frigeri.
Berbalik menekan, Madura United mendapat peluang pertamanya di menit 17. Berdiri bebas di area pertahanan lawan, Malik Risaldi melepaskan umpan kepada Riyatno Abiyoso. Sayang eksekusi nama terakhir masih terlalu lemah sehingga mampu digagalkan.
Lima menit berselang giliran Persebaya yang mendapat peluang. Mendapat bola liar ketika kemelut terjadi, Wildan langsung menyambar si kulit bundar dan mengarahkannya ke gawang. Sayang bola membentur Jacob Mahler dan meninggalkan lapangan.
Risaldi mendapat peluang emas di menit 37. Berdiri bebas tidak terkawal di luar kotak, ia melepaskan tendangan keras, sayang bola dimentahkan mistar gawang.
Memasuki menit 40 Madura United kembali nyaris memecah kebuntuan. Tapi lagi-lagi peluang tersebut kandas. Sepakan Rivera melebar tipis dari tiang gawang.
Skor kacamata menutup babak pertama.
Baca Juga: Adi Satryo dan Wahyu Prasetyo Tembus Timnas Indonesia, Gimana Performanya di Liga 1?
Di babak kedua, Persebaya langsung tancap gas. Tekanan demi tekanan dilancarkan, dan beberapa peluang.
Salah satunya yang didapat Wildan di menit 61, yang berhasil diantisipasi dengan baik oleh penjaga gawang Lucas Frigeri.
Di sisa waktu pertandingan, para penggawa Bajul Ijo melancarkan tekanan bertubi-tubi. Sejumlah peluang pun tercipta, akan tetapi tak satupun yang berhasil dikonversi menjadi gol hingga peluit panjang berbunyi. Skor 0-0 bertahan hingga laga usai.
Susunan Pemain
Persebaya Surabaya (4-3-3): Andhika Ramadhani; Reva Adi Utama, Dusan Stevanovic, Silva Victor, Arief Catur; Kadek Raditya, Andre Octaviansyah, Ripal Wahyudi; Bruno Moreira, Muchamad Ramdhani Nugraha, Robson Duarte.
Pelatih: Paul Munster.
Madura United (4-3-3): Lucas Frigeri; Koko Ari Arya, Cleberson, Fachruddin Aryanto, Novan Setya Sasongko; Jacob William, Hugo Gomes, Israel Rivera; Malik Risaldi, Dalberto Luan Belo, Riyatno Abiyoso.
Pelatih: Mauricio Souza.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga