Suara.com - Persebaya Surabaya dihadapkan fakta yang cukup unik di BRI Liga 1 2023/2024 karena inkonsisteni mereka setelah 30 pertandingan sejauh ini.
Meskipun masih tertahan di papan tengah di posisi ke-10 klasemen sementara dengan 39 angka, Persebaya masih mungkin finis di peringkat keempat dan lolos ke babak Championship Series, untuk memperebutkan titel juara Liga 1 musim ini.
Dengan empat pekan tersisa di Liga 1 2023/2024, Persebaya berjarak delapan poin dengan posisi keempat yang ditempati oleh Madura United.
Jika berhasil menang dalam empat laga tersisa, Persebaya bisa mengumpulkan 12 poin tambahan, namun tentunya ini dengan catatan tim-tim di atasnya meraih hasil-hasil negatif.
Menjadi sulit karena masih ada lima tim di atas Persebaya sebelum mencapai peringkat keempat.
Di sisi lain, sembilan tim masih berpeluang untuk terdegradasi ke Liga 2 musim depan, mulai dari Barito Putera yang ada di posisi sembilan, lalu Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, PSM Makassar, RANS Nusantara FC, PSS Sleman, Persita Tangerang, Arema FC, serta Bhayangkara FC.
Persebaya juga hanya berjarak delapan poin dari tim penghuni zona merah klasemen sementara, Arema FC yang ada di peringkat 16.
Persebaya sendiri akan menghadapi empat laga yang relatif sulit di sisa musim ini melawan Dewa United, Persib Bandung, Bali United, dan Persik Kediri.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Baca Juga: Ciro Alves Sambut Positif Kembali Bergulirnya BRI Liga 1, Fokus Laga Kontra Persita
Berita Terkait
-
Hajar Persebaya, Mario Lemos Puji Performa Luar Biasa Persijap Jepara
-
Demi Hindari Cedera, Bernardo Tavares Sesuaikan Program Latihan Persebaya Selama Ramadan
-
Philippe Coutinho Putus Kontrak dengan Vasco da Gama Usai Dicemooh Suporter, Minat ke Liga 1?
-
Ramadan Tetap Maksimal, PSIM Yogyakarta Sesuaikan Jadwal Latihan
-
Pemain Abroad Indonesia Bakal Menuju Liga Malaysia, Siapa Dia?
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
Terkini
-
Kurniawan Dwi Yulianto Mulai Bergerak, Timnas Indonesia U-17 Mulai Cari-cari Pemain
-
Berkat Persib dan Dewa United, Ranking Liga Indonesia Melesat Tajam
-
Jalani Salat Tarawih di Austria, Rekan Jay Idzes Dapat Doa Spesial dari Umat Muslim
-
Media Brasil Bongkar Rahasia Eks Real Madrid yang Baru Mualaf, Dituding Jalin Hubungan Terlarang
-
Jalanan Kota Meksiko Jadi Arena Peperangan, FIFA Bakal Cabut Status Tuan Rumah Piala Dunia 2026?
-
Kurniawan Dwi Yulianto Pimpin Seleksi Perdana 42 Pemain Timnas Indonesia U-17
-
Kisah Spiritual Frederic Kanoute Mesin Gol Sevilla: Mualaf dan Jadi Penyelamat Masjid
-
2 Amunisi Naturalisasi Tambahan Malaysia dari Australia dan Brasil
-
Duit Rp1 T Terbuang Sia-sia, Edwin Van der Sar Sayangkan Nasib Onana di MU
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica