Suara.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir dengan dengan lonjakan perolehan ranking FIFA Timnas Indonesia. Namun dia mengingatkan Timnas Indonesia untuk tetap fokus pada pencapaian target utama, tanpa terlalu terpaku pada lonjakan ranking FIFA.
Meskipun Indonesia naik delapan peringkat dalam daftar terbaru FIFA, peringkat 134 dunia bukanlah target akhir yang diharapkan oleh PSSI. Erick menegaskan bahwa fokus utama adalah membawa Garuda masuk ke dalam peringkat 100 besar dunia.
Erick Thohir merasa bersyukur dengan pencapaian Timnas Indonesia yang berhasil meraih lonjakan dalam peringkat FIFA. Namun, ia menegaskan bahwa target prioritas tetaplah menembus peringkat 100 besar.
BACA JUGA: Borneo FC Lepas Empat Pemain ke Timnas Indonesia U-23, Pieter Huistra Harapkan Manfaat di BRI Liga 1
Menyikapi hal ini, Erick Thohir menegaskan kembali bahwa target yang diharapkan sejak awal adalah masuk ke dalam 100 besar dunia.
Meskipun saat ini Indonesia berada pada peringkat 134, Erick menekankan bahwa masih ada langkah yang harus ditempuh untuk mencapai target yang telah ditetapkan.
"Semua nulis loncatan tertinggi, ya so what belum 100!" kata Erick dalam video wawancara di Instagram pribadinya.
BACA JUGA: Kabar Baik untuk Shin Tae-yong, Bek Tangguh Berpotensi Gabung Timnas Indonesia U-23 di Qatar
Kenaikan peringkat FIFA Indonesia tidak lepas dari hasil dua kemenangan melawan Vietnam dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada bulan Maret 2024.
Baca Juga: Kalahkan UEA 0-1, Timnas Indonesia U-23 Mendapatkan Pujian dari Ketum PSSI
Dua kemenangan tersebut memberikan kontribusi signifikan sehingga Indonesia berhasil mengumpulkan 30,04 poin, membuat total poin mencapai 1102,7 dan menduduki peringkat 134, berada di antara Kepulauan Faroe (peringkat 133) dan Nicaragua (peringkat 135).
Pencapaian ini menjadi yang terbaik bagi Indonesia dalam 13 tahun terakhir, setelah sebelumnya sempat berada di peringkat 130 dunia pada tahun 2011.
Meskipun demikian, Erick Thohir memberikan pesan kepada seluruh pelatih untuk tetap menjaga profesionalisme dan fokus pada pencapaian target yang telah ditetapkan.
Menurutnya, hubungan kekeluargaan perlu dijaga, namun tidak boleh mengganggu fokus pada profesionalisme dan pencapaian target yang telah ditetapkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
Terkini
-
Tampil Cuma Beberapa Detik, Elkan Baggott Bantu Ipswich Town Singkirkan Mantan dari Piala FA
-
Real Madrid Gagal Raih Piala Super Spanyol, Perasaan Xabi Alonso Campur Aduk
-
Gestur Mbappe Jadi Sorotan, Pemain Real Madrid Tolak Beri Guard of Honour untuk Barcelona
-
Raphinha Menggila, Lewandowski Mematikan, Hansi Flick: Dominasi Baru Blaugrana
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
Kabar Manis untuk John Herdman, Elkan Baggott Akhirnya Kembali Tampil di Level Senior
-
Komentar Pelatih Fortuna Sittard Usai Justin Hubner Jadi Pahlawan Tim
-
Punya Rekor Buruk, Liverpool Pandang Serius Duel Lawan Klub Kasta Ketiga Ini
-
Kabar Buruk untuk Liverpool, Conor Bradley Menepi Hingga Akhir Musim
-
Persib Bandung Kecam Ancaman Pembunuhan Terhadap Keluarga Thom Haye