Suara.com - Jelang FIFA Matchday Juli 2024, tiga pemain keturunan akan bergabung ke pemusatan latihan (TC) Timnas Putri Indonesia, siapa saja mereka?
Timnas Putri Indonesia akan menjalani TC di Jakarta yang sudah dimulai sejak Senin (24/6/2024), tiga pemain keturunan turut bergabung.
Pemusatan latihan yang digelar ditengarai sebagai trial bagi para pemain keturunan, mengingat ketiganya belum memegang paspor Indonesia.
Keputusan pun berada di tangan pelatih Satoru Mochizuki, jika pria asal Jepang ini terkesan maka proses naturalisasi pun akan segera diurus.
Tentunya tambahan pemain keturunan bisa diandalkan Timnas Putri Indonesia untuk melakoni laga uji coba melawan Hong Kong pada 11 dan 14 Juli mendatang.
Lantas siapa saja para pemain keturunan yang dimaksud? berikut tiga pemain keturunan yang sudah bergabung di TC Timnas Putri Indonesia.
Estella Loupatty memiliki garis keturunan Indonesia dari sang ayah yang merupakan blaesteran Belanda-Maluku.
Usia Estella baru 20 tahun dan saat ini memperkuat tim wanita, Jong Telstar Vrouwenn, diharapkan sosoknya memberi warna berbeda.
Baca Juga: Dilema Manis: Cerita Noa dan Estella, Antara Belanda dan Panggilan Tanah Leluhur Indonesia
Berposisi sebagai winger yang dapat ditempatkan di kedua sisi lapangan, tentu Satoru Mochizuki berharap tuah keajaibannya.
2. Noa Leatomu
Noa Leatomu saat ini diketahui berkarier di Belgia bersama KRC Genk Ladies, garis keturunan Indonesia berasal dari sang ayah.
Lahir di Belanda namun Noa Leatomu, ayahnya merupakan asli Indonesia yang lahir dari pasangan asal Maluku.
Saat diberi kesempatan membela Timnas Putri Indonesia, Noa Leatomu mengaku sangat antusias membawa skuad Garuda Putri di kancah internasional.
Berposisi sebagai bek sayap menyerang, Noa Leatomu tentu akan jadi pemain yang diandalkan Sator Mochizuki bersama Timnas Putri Indonesia.
3. Sydney Hooper
Pemain diaspora dengan garis keturunan dari sang ibu yang berkewarganegaraan Indonesia dan lahir di Jakarta.
Sydney Hooper lahir pada 15 Maret 2007, saat ini bermain untuk Dallas Baptist University yang mentas di NCAA II.
Sebelumnya pemain berusia 17 tahun ini bermain di Tulsa Soccer Club di ECNL, yang juga kompetisi untuk pelajar di Amerika Serikat.
Sydney Hooper memiliki postur tinggi sekitar 173 cm, berposisi sebagai gelandang dan tentunya bakal jadi andalan untuk Timnas Putri Indonesia.
Kontributor: Eko
Berita Terkait
-
Dilema Manis: Cerita Noa dan Estella, Antara Belanda dan Panggilan Tanah Leluhur Indonesia
-
Pelatih Timnas Putri Indonesia Ungkap Kelebihan 2 Pemain Keturunan, Super Berbahaya!
-
Lahir di Keluarga Gila Bola, Noa Leatomu Punya Mimpi Bersama Garuda Pertiwi
-
2 Pemain Keturunan Timnas Indonesia Putri Akui Butuh Waktu Adaptasi dengan Cuaca
-
Dua Pemain Keturunan Timnas Putri Indonesia Terkendala Cuaca Panas Jakarta, Tapi...
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026