Prancis memang memiliki bekal kuat di lini tengah dan belakang, yang piawai meredam lawan.
Walau sudah ditinggalkan Raphael Varane dan Hugo Lloris, Prancis tetap sekuat dulu. Kehadiran kiper AC Milan Mike Magnan, bek tengah Bayern Munchen Dayot Upamecano dan bek tengah Arsenal William Saliba, membuat lini pertahanan Les Bleus tak berkurang kekuatannya.
Buktinya, dalam empat laga Euro 2024 terdahulu mereka hanya sekali kebobolan dari penalti Robert Lewandowski.
Lini belakang Prancis yang ditunjang ketangguhan lini tengahnya bakal menyulitkan Portugal yang agresif dalam semua lini, termasuk bek tengah Ruben Dias yang acap membantu serangan, apalagi dua bek sayapnya yang tak bisa diam cuma di wilayah alaminya.
Berbeda dari Ceko, Georgia, dan Slovenia, Prancis memiliki penyerang-penyerang yang bisa membuat Portugal lebih merana, walau duet Dayot Upamecano-William Saliba juga bisa merana karena kuartet serang Portugal pimpinan Cristiano Ronaldo.
Ronaldo sudah membuat sejarah dalam Piala Eropa, dengan tampil dalam enam Piala Eropa dan mencetak total 14 gol atau terbanyak sepanjang masa.
Dia sudah menyatakan Euro 2024 adalah Piala Eropa terakhirnya. Dia tentu tak ingin Piala Eropa terakhirnya ini berakhir tragis tanpa menciptakan gol.
Tapi Ronaldo akan terus mencoba seperti saat dia memutuskan tetap menjadi salah satu penendang adu penalti kala melawan Slovenia, walau tendangan penalti pada waktu normalnya digagalkan Jan Oblak.
Sikap ngotot Ronaldo ini adalah juga sikap mental Kylian Mbappe, yang mengidolakan Ronaldo. Bintang Piala Dunia 2018 dan 2022 itu juga berusaha terus mencoba.
Persaingan antara dua pemain dari dua generasi berbeda ini sendiri, dalam mengakhiri kemandulan mereka selama Euro 2024, sudah merupakan atraksi menarik lain dalam pertandingan di kandang Bayern Muenchen ini.
Pola yang sama
Masih menggunakan pola 4-2-3-1, Roberto Martinez memiliki skuad yang semua anggotanya siap diturunkan. Tapi dia cenderung mempertahankan sebelas pemain pertama yang sama ketika mengantarkan Portugal ke perempat final.
Ronaldo yang sudah melepaskan total 20 tembakan ke gawang, kembali memimpin unit serang Selecao di depan trio gelandang serang; Rafael Leao, Bruno Fernandes, dan Bernardo Silva.
Joao Palninha dan Vitinha tetap menjadi pengatur permainan Selecao sebagai dua jangkar di lapangan tengah, sedangkan duet Pepe dan Ruben Dias berdiri vertikal di belakang dua gelandang tengah itu, dengan tugas utama melindungi kiper Diogo Coasta.
Nuno Mendes di kiri dan Joao Cancelo di kanan, akan aktif di kedua sayap pertahanan yang sekaligus membantu tim dalam menyerang.
Di sisi lain, Deschamps juga sepertinya tak berhasrat mengubah susunan pemain Prancis yang mencampakkan peringkat tiga Belgia dari Euro 2024.
Namun dia tak bisa menurunkan Adrien Rabiot yang terkena larangan bermain akibat akumulasi dua kartu kuning.
Eduardo Camavinga atau Antoinne Griezmman bisa menjadi pengisi tempat yang ditinggalkan Rabiot, untuk mengapit Aurelien Tchouameni di tengah dan N'Golo Kante di kanan, sebagai trio gelandang tengah yang menjadi poros permainan Les Bleus dalam pola 4-3-3.
Trisula serangan tetap diisi Mbappe di sayap kiri, Marcus Thuram di tengah, dan Ousmane Dembele di kanan, sementara Theo Hernandez, William Saliba, Dayot Upamecano dan Jules Kounde menjadi kuartet lini belakang yang memastikan penjaga gawang Mike Maignan tak disentuh pemain-pemain ortugal.
Pemenang laga ini akan berhadapan dengan Jerman atau Spanyol dalam semifinal di Allianz Arena, Muenchen, Rabu dini hari pekan depan pukul 02.00 WIB. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
Terkini
-
Harapan Pelatih Mozambik: Ingin Reuni dengan Timnas Indonesia di Portugal, Spanyol, dan Maroko
-
Hajar Mozambik, John Herdman Samai Prestasi Shin Tae-yong di Timnas Indonesia
-
Curhat Ole Romeny: Merasa Bebas di Timnas Indonesia Dibanding Klub
-
Mata-matai Timnas Indonesia di GBK, Pelatih Vietnam 'Digocek' John Herdman
-
Ranking FIFA Timnas Indonesia Usai Menang Beruntun Lawan Oman dan Mozambik, Rekor Terbaik 2 Dekade
-
John Herdman Minta Timnas Indonesia Tetap Rendah Hati Meski Sapu Bersih FIFA Matchday Juni
-
Viral Beckham Putra Hampir Ribut dengan Penonton usai Timnas Indonesia vs Mozambik
-
John Herdman Cetak Rekor Sama Seperti Shin Tae-yong Usai Gebuk Oman dan Mozambik
-
Kata-kata Ole Romeny Cetak Gol Tunggal Timnas Indonesia Kalahkan Mozambik
-
Pelatih Vietnam Mata-matai Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, John Herdman Singgung Pemain Eropa