Suara.com - Masalah klasik masih menghinggapi Timnas Indonesia jelang menjamu Jepang dalam matchday kelima Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada 14 November 2024.
Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Jepang di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta setelah memainkan empat laga pertama Grup C yang dimulai sejak 5 September 2024.
Namun, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) tidak bisa 100 persen mendapat kepastian bahwa kualitas lapangan Stadion GBK bisa maksimal di laga nanti.
Sebagai informasi, lapangan Stadion GBK belakangan tengah mengalami revitalisasi. Seluruh mermukaan rumput diangkat dengan harapan rumput baru bisa tumbuh baik.
Menyikapi hal itu, PSSI melalui Sekjen Yunus Nusi menjelaskan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK).
Dia menjelaskan bahwa PPKGBK berjanji bahwa lapangan Stadion GBK akan berada dalam kondisi yang maksimal saat Timnas Indonesia menggunakannya sebagai kandang.
"Ya kami sering koordinasi dengan dirut SUGBK," kata Sekjen PSSI, Yunus Nusi kepada awak media.
"Mereka janji sama kami bahwa Insya Allah dimaksimalkan penyelesaian khusus mengenai rumputnya."
Timnas Indonesia dijadwalkan bermain di SUGBK pada November mendatang. Sebelum itu, tim Merah Putih akan memakai Gelora Bung Tomo, Surabaya sebagai kandang.
Baca Juga: Dibongkar Marselino Ferdinan, Sikap STY di Luar Lapangan Bikin Kaget
Di ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Timnas Indonesia berada di Grup C. Selain Jepang, Garuda akan menghadapi Australia, Arab Saudi, Bahrain, dan China.
Berita Terkait
-
Tak Dilirik STY, Ini Statistik Cyrus Margono yang Bisa Jadi Alternatif Pengganti Maarten Paes di Timnas Indonesia
-
Diajak Kunjungi Pura Mangkunegaran, Legenda Australia Malah Jadi 'Tukang Foto' Ketum PSSI
-
Congkaknya Australia Jelang Tandang Lawan Timnas Indonesia di Round 3 Kualifikasi Piala Dunia 2025
-
Jadi Patokan Tim Kuat di ASEAN, Filipina Bermimpi Bisa Selevel dengan Timnas Indonesia
-
Muncul Saran Nova Arianto Tangani Timnas Indonesia Senior di ASEAN Cup 2024, Shin Tae-yong Beri Respons
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat