Suara.com - Membedah tiga alasan mengapa Maarten Paes harus menerima tawaran yang datang dari klub Serie A, Empoli, pada bursa transfer musim panas ini.
Sebagaimana diketahui, Empoli dilaporkan tengah membidik kiper berkebangsaan Indonesia, Maarten Paes, pada bursa transfer musim panas ini.
Dilaporkan oleh Gianluca Di Marzio, kiper berusia 25 tahun itu bahkan jadi daftar teratas Empoli untuk mengisi pos penjaga gawang.
Kabarnya, klub berjuluk Azzurri tersebut bakal mengadakan pertemuan dengan FC Dallas untuk membahas kemungkinan transfer tersebut.
Jika nantinya Empoli bisa mencapai kesepakatan harga dengan FC Dallas, maka tahap selanjutnya adalah mencapai kesepakatan dengan pihak Maarten Paes.
Kesepakatan itu meliputi durasi kontrak dan gaji yang akan diterima eks kiper FC Utrecht itu bila nantinya bergabung Empoli.
Andai semua tawaran Empoli itu dirasa memuaskan, Maarten Paes tampaknya wajib menerima pinangan klub asal Tuscany itu.
Setidaknya ada tiga alasan mengapa Maarten Paes wajib menerima tawaran Empoli. Apa saja alasan tersebut? Berikut rangkumannya.
1. Jadi Pilihan Utama
Baca Juga: Tiru Langkah Shin Tae-yong, Timnas Indonesia U-17 Tidah Harus Menang Terus
Alasan pertama Maarten Paes wajib menerima tawaran Empoli karena ia akan menjadi pilihan utama di bawah mistar.
Maarten Paes akan jadi pilihan utama karena dua kiper andalan Empoli musim lalu, yakni Elia Caprile telah kembali ke Napoli dan Etrit Berisha baru saja angkat kaki usai kontraknya habis.
Empoli sendiri masih memiliki empat kiper lainnya. Tapi, empat kipernya itu dianggap masih kurang pengalaman sehingga Maarten Paes otomatis akan menjadi starter jika mau bergabung.
2. Kesempatan Bermain Melawan Bintang
Dibandingkan MLS, Serie A merupakan salah satu liga bergengsi di dunia dan dihuni oleh banyak bintang-bintang ternama dari berbagai negara.
Dengan kata lain, Maarten Paes pun berpotensi bertemu para penyerang top jika mau bergabung Empoli pada musim panas ini.
Berita Terkait
-
Tiru Langkah Shin Tae-yong, Timnas Indonesia U-17 Tidah Harus Menang Terus
-
3 Timnas yang Bisa Dilatih Fakhri Husaini usai Lulus Lisensi Kepelatihan AFC Pro
-
Harga Pasar Maarten Paes vs Gabungan 4 Kiper Empoli, Masih Unggul Jauh
-
3 Pemain Abroad yang Perkuat Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2024
-
Melihat 3 Track Record Indra Sjafri saat Tukangi Timnas Indonesia U-19, Sedahsyat Apa?
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
5 Pemain Keturunan Indonesia yang Berpotensi Hijrah ke Super League
-
Suporter Timnas Indonesia Bikin Kaki Gemetar, Jantung Deg-degan, Pemain Iran: Ini Final Terberat!
-
Casemiro Hengkang, Seberapa Cocok Sandro Tonali Jadi Pengganti di Manchester United?
-
Tiket Piala Dunia 2026 Terlalu Mahal! Fans Inggris Boikot, Ribuan Kursi Gak Laku Dijual
-
Komentar Gary Neville Picu Teori Konspirasi! Suporter Arsenal Tuduh Liga Inggris Diatur
-
3 Klub Super League yang Cocok untuk Adrian Wibowo, Salah Satunya Persebaya
-
Sassuolo Dipermak Inter, Fabio Grosso Blak-blakan Salahkan Jay Idzes Cs: Dia Ceroboh!
-
Intip Kontrak Adrian Wibowo, Punya Kans Ikuti Mauro Zijlstra Cs Main di Liga 1?
-
Inter Gilas Jay Idzes Cs 5-0, Chivu Lempar Kata-kata Pedas: Mereka Sempat Merepotkan tapi...
-
Rincian Denda PSSI dari AFC Gegara Suporter Terobos Lapangan di Final Piala Asia Futsal 2026