- Pemain diaspora Eropa telah meramaikan BRI Super League musim ini, menambah talenta di kompetisi sepak bola Indonesia.
- Kontrak Adrian Wibowo di klub MLS, LAFC, akan berakhir Desember 2026, membuka peluang pindah kompetisi.
- Minimnya menit bermain Adrian Wibowo di tim senior LAFC menjadi faktor kuat ia bisa berkarier di BRI Super League.
Suara.com - Kompetisi BRI Super League 2025/2026 pada pertengahan musim ini diramaikan dengan berdatangnya pemain diaspora Indonesia dari Eropa.
Dari Thom Haye, Eliano Reijnders hingga Shayne Pattynama serta Mauro Zijlstra kini menjalani karier di Super League.
Kehadiran pemain diaspora di Super League ini berpotensi bertambah. Pemain seperti Adrian Wibowo juga punya kans berkarier di BRI Super League, kok bisa?
Hal ini lantaran kontrak Adrian Wibowo di klub MLS LAFC akan berakhir di tahun ini. Dikutip dari data Transfermarkt, kontrak Adrian akan berakhir pada 31 Desember 2026.
Selain kontrak yang akan segera berakhir, minimnya jam terbang di LAFC juga bisa jadi faktor untuk Adrian Wibowo main di BRI Super League.
Adrian bergabung dengan LAFC pada 13 September 2024 dan digadang-gadang sebagai salah satu talenta muda potensial.
Sepanjang kariernya bersama tim senior LAFC, Adrian baru mencatatkan 2 penampilan di MLS dengan total 16 menit bermain.
Selain itu, ia tampil 1 kali di US Open Cup dengan 53 menit, yang membuat akumulasi menitnya di kompetisi utama masih sangat terbatas.
Kondisi ini berbanding terbalik dengan performanya di level junior.
Baca Juga: Pelatih Arema FC Ungkap Pemicu Keributan dengan Mauricio Souza di Gelora Bung Karno Jakarta
Sebagian besar jam terbang Adrian datang bersama LAFC 2 di ajang MLS Next Pro. Ia mengoleksi 49 penampilan, mencetak 15 gol, dan menyumbang 11 assist dengan total 3.024 menit bermain.
Situasi ini tentu tak mengenakkan bagi karier Adrian di level tim nasional.
Pemain kelahiran Los Angeles itu dikenal fleksibel, tetapi paling sering dimainkan sebagai sayap kanan dengan 20 penampilan, 7 gol, dan 3 assist.
Adrian Wibowo juga beberapa kali beroperasi di sayap kiri hingga penyerang tengah, memperlihatkan kemampuan adaptasi yang baik.
Dengan tinggi 1,82 meter dan nilai pasar sekitar Rp1,74 miliar, Adrian dinilai memiliki modal fisik dan teknis untuk bersaing di level lebih tinggi.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara