Bola / Bola Indonesia
Senin, 09 Februari 2026 | 17:05 WIB
Adrian Wibowo di Timnas Indonesia vs Lebanon (ig Adrian Wibowo)
Baca 10 detik
  • Pemain diaspora Eropa telah meramaikan BRI Super League musim ini, menambah talenta di kompetisi sepak bola Indonesia.
  • Kontrak Adrian Wibowo di klub MLS, LAFC, akan berakhir Desember 2026, membuka peluang pindah kompetisi.
  • Minimnya menit bermain Adrian Wibowo di tim senior LAFC menjadi faktor kuat ia bisa berkarier di BRI Super League.

Suara.com - Kompetisi BRI Super League 2025/2026 pada pertengahan musim ini diramaikan dengan berdatangnya pemain diaspora Indonesia dari Eropa.

Dari Thom Haye, Eliano Reijnders hingga Shayne Pattynama serta Mauro Zijlstra kini menjalani karier di Super League.

Kehadiran pemain diaspora di Super League ini berpotensi bertambah. Pemain seperti Adrian Wibowo juga punya kans berkarier di BRI Super League, kok bisa?

Hal ini lantaran kontrak Adrian Wibowo di klub MLS LAFC akan berakhir di tahun ini. Dikutip dari data Transfermarkt, kontrak Adrian akan berakhir pada 31 Desember 2026.

Selain kontrak yang akan segera berakhir, minimnya jam terbang di LAFC juga bisa jadi faktor untuk Adrian Wibowo main di BRI Super League.

Adrian bergabung dengan LAFC pada 13 September 2024 dan digadang-gadang sebagai salah satu talenta muda potensial.

Sepanjang kariernya bersama tim senior LAFC, Adrian baru mencatatkan 2 penampilan di MLS dengan total 16 menit bermain.

Selain itu, ia tampil 1 kali di US Open Cup dengan 53 menit, yang membuat akumulasi menitnya di kompetisi utama masih sangat terbatas.

Kondisi ini berbanding terbalik dengan performanya di level junior.

Baca Juga: Pelatih Arema FC Ungkap Pemicu Keributan dengan Mauricio Souza di Gelora Bung Karno Jakarta

Sebagian besar jam terbang Adrian datang bersama LAFC 2 di ajang MLS Next Pro. Ia mengoleksi 49 penampilan, mencetak 15 gol, dan menyumbang 11 assist dengan total 3.024 menit bermain.

Situasi ini tentu tak mengenakkan bagi karier Adrian di level tim nasional.

Pemain kelahiran Los Angeles itu dikenal fleksibel, tetapi paling sering dimainkan sebagai sayap kanan dengan 20 penampilan, 7 gol, dan 3 assist.

Adrian Wibowo juga beberapa kali beroperasi di sayap kiri hingga penyerang tengah, memperlihatkan kemampuan adaptasi yang baik.

Dengan tinggi 1,82 meter dan nilai pasar sekitar Rp1,74 miliar, Adrian dinilai memiliki modal fisik dan teknis untuk bersaing di level lebih tinggi.

Kontributor: Adam Ali

Load More