Suara.com - Pelatih Timnas Spanyol, Luis de La Fuente, menegaskan tekadnya untuk membawa timnya meraih kemenangan di final Euro 2024 melawan Inggris.
De La Fuente sadar bahwa pertandingan ini akan menjadi pertempuran sengit, namun dia yakin dengan kemampuan timnya.
"Kami tidak boleh lengah. Inggris adalah tim yang kuat dan bisa tampil lebih baik dari sebelumnya," ujar De La Fuente dikutip dari laman UEFA.
"Kami harus fokus pada permainan kami sendiri dan meminimalisir kesalahan. Kemenangan hanya bisa diraih dengan kerja keras dan disiplin."
Spanyol melaju ke final dengan performa gemilang, menunjukkan gaya sepak bola atraktif dan tajam di depan gawang.
De La Fuente memuji kerja keras para pemainnya dan mengingatkan mereka untuk tetap rendah hati.
"Kami telah menunjukkan performa terbaik di turnamen ini," kata De La Fuente.
"Namun, ini belum berakhir. Kami harus tampil lebih baik lagi di final dan menunjukkan bahwa Spanyol layak menjadi juara."
Baca Juga: Biodata Ian Maatsen, Pemain Timnas Belanda yang Masih Bisa Perkuat Timnas Indonesia
Pertandingan final Euro 2024 antara Spanyol dan Inggris akan digelar di Olympiastadion, Berlin, pada Minggu (14/7) malam atau Senin dinihari waktu Indonesia.
Pertandingan akbar ini diprediksi akan menyajikan duel sengit antara dua tim terbaik di Eropa.
Dikutip dari analisa Antara, Spanyol lebih senang mendapatkan lawan yang sama ofensif dengan mereka, tapi ketika menghadapi Italia dan Jerman yang menampilkan permainan menyerang, La Roja justru kewalahan.
Mereka harus mengandalkan gol bunuh diri ketika mengalahkan Italia dan menjadi tim yang lebih tertekan tatkala menghadapi Jerman dalam perempat final.
Dalam beberapa hal, Inggris bermain seperti Italia dan Jerman, bahkan di bawah asuhan Southgate menampilkan sepak bola menyerang ala tiki taka seperti dianut La Roja. Bukti termutakhir terlihat saat mereka menghempaskan Belanda dalam semifinal.
Tiki taka adalah jiwa permainan Spanyol yang diadopsi dari gaya bermain Barcelona.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Molor Setahun! Proyek SDN Cipete Utara 01 Paksa Orang Tua Korbankan Jam Kerja Demi Anak
-
Misteri 2 Jasad Anonim di Lampung Selatan, Ini Ciri-cirinya
-
Di Mana Tempat Beli Parfum YSL Ori? Ini 5 Toko Tepercaya dan Variannya yang Paling Wangi
-
Dari Penumpang Biasa Jadi Bagian Perubahan: Cerita Kecil Selamatkan Bumi Lewat KRL
-
Proyek 10 Kampus URI: Solusi Cetak Birokrat atau Pemborosan Dana APBN?
-
6 Saham Masuk Rekomendasi di Tengah Penurunan Tensi Perang, Ada Emiten BIPI
-
Penjaga Sekolah di Bintan Peras Uang Jajan Siswa SD Selama 3 Tahun Demi Main Judi Online
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati