Suara.com - Siapa yang tak kenal dengan sosok satu ini. Ia lahir di Rio de Janeiro, Brasil pada 28 Mei 1968. Karier sepak bolanya berawal di klub Flamengo.
Setelah sempat berkarier di Liga Brasil bersama Botafogo pada 1994, ia memutuskan untuk hijrah ke Indonesia. Kala itu klub Petrokimia Putra meminangnya dari klub Rubro Social.
Kariernya terus melesat di Liga Indoensia. Di era sebelum BRI Liga 1 muncul, pemain yang berposisi sebagai penyerang ini makin bersinar saat membela Persebaya Surabaya pada 1996.
Di klub berjuluk Bajul Ijo, ia menyumbangkan gelar juara Liga Indonesia musim 1996/1997. Selain memberikan gelar juara, pemain Brasil ini dinobatkan sebagai pemain terbaik kompetisi.
Pada 2001, ia memutuskan untuk pensiun di klub Petrokimia Putra. Kariernya tak bisa dipisahkan dari sepak bola, ia melanjutkan sebagai pelatih.
Hingga tiba saatnya ia mendapat kepercayaan penuh menjadi pelatih Timnas Indonesia pada 2013. Ia pun digadang-gadang jadi salah satu legenda terbaik di Liga Indonesia, sosok itu bernama Jacksen F. Tiago.
Meski sudah puluhan tahun berkarier dan tinggal selama 30 tahun di Indonesia, Jacksen F. Tiago masih berstatus sebagai warga negara Brasil.
Jacksen baru-baru ini mengungkapkan dirinya ingin bisa menjadi WNI. Hal itu diungkap Jacksen saat menjadi bintang tamu di kanal Youtube Helmy Yahya.
"Saya pernah. Saya pernah ditawar (untuk menjalani proses naturalisasi)," ucap Jacksen.
Baca Juga: Bapak hingga Anak-anak Tumplek Blek, Stadion GBT Mulai Memerah Jelang Final Piala AFF U-19
"Namun, selama ini, belum pernah saya menerima hal seperti itu," sambung Direktur Teknik Akademi Borneo FC ini.
Lebih lanjut, Jacksen mengatakan bahwa dulu ia bukan tak mau jadi WNI namun karena kondisi keluarga, utamnya sang ibu.
"Sampai saat itu, saya tidak berpikir ganti warga negara. Tapi sekarang beliau gak ada, sehingga keluarga saya istri dan anak. Jadi kemungkinan besar dalam waktu dekat saya akan mengajukan perubahan kewarganegaraan Indonesia," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Bapak hingga Anak-anak Tumplek Blek, Stadion GBT Mulai Memerah Jelang Final Piala AFF U-19
-
Mahar Thariq Halilintar ke Aaliyah Massaid Rp26 Juta, Kalah Jauh dari 2 Pemain Timnas Indonesia
-
Publik Indonesia Sakit Hati Lihat Perlakuan Ole Romeny ke Ivar Jenner
-
Semakin Kena Mental, Pemain Malaysia Danish Hakimi Kini Hapus Foto Profil Instagram
-
Deja Vu! Cetak Gol Spektakuler di FC Utrecht, Ivar Jenner Kasih Reaksi seperti di Timnas Indonesia
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Statistik Amerika Serikat vs Bosnia, The Yanks Lolos 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Amerika Serikat Susul Kanada dan Meksiko ke 16 Besar Piala Dunia 2026, Bosnia Tumbang 2-0
-
Harry Kane: Siapa Pun Bisa Jadi Pahlawan, Hari Ini Giliran Saya
-
Witan Nilai Latihan Shin Tae-yong di Persija Akan Berbeda dari Timnas Indonesia
-
4 Fakta Menarik Belgia vs Senegal, Singa Teranga Bermain Gila-gilaan
-
Gacor di Piala Dunia 2026, Bayern Muenchen Keluar Duit Rp 1 T Demi Gelandang Maroko Ismael Saibari
-
Libas Ekuador, Meksiko Hidupkan Memori Emas Piala Dunia 1986
-
Pelatih Kongo Shock Harry Kane Bikin 2 Gol Pembalasan, Meski Sangat Telat
-
Terungkap! Sejumlah Pemain Jerman Tolak Ambil Penalti saat Tersingkir dari Paraguay
-
Rekor Gol Paling Telat dalam Sejarah! 3 Fakta Comeback Belgia atas Senegal di Piala Dunia 2026