Suara.com - Kiper keturunan Mataram-Italia, Emil Audero berhasil membantu Como 1907 menciptakan sejarah di Serie A. Kiper 27 tahun itu membantu timnya meraih kemenangan perdana di Liga Italia 7.794 hari!
Como 1907 yang kini dilatih eks Barcelona, Cesc Fabregas berhasil mengalahkan juara Liga Europa musim lalu, Atalanta dengan skor 3-2.
Hebatnya, Emil Audero dan kawan-kawan meraih kemenangan ini setelah sempat tertinggal lebih dulu sebelum unggul 3-1 dan mengakhiri laga dengan skor 3-2 di kandang Atalanta.
Kemenangan di Stadion Gewiss, Bergamo itu jadi yang pertama didapatkan Como 1907 sejak terakhir kali merasakannya ppada 21 tahun lalu.
Kali terakhir tim milik orang Indonesia itu meraih kemenangan di Serie A terjadi pada Mei 2003.
Emil Audero tampil sebagai starter sebagai kiper Como 1907 di laga ini. Ini merupakan pertandingan kedua Emil bersama tim yang baru promosi dari Serie B tersebut.
Sebelum membantu Como menang 3-2 atas Atalanta, Emil menjalani debut untuk Como pada 14 September lalu ketika timnya bermain imbang 2-2 dengan Bologna.
Melihat tren positif selama diperkuat Emil Audero, bukan tidak mungkin pemain berdarah Indonesia itu akan menancapkan posisinya sebagai kiper utama tim.
Sebagai informasi, Emil memiliki pesaing sengit untuk jadi kiper utama Como di mana tim tersebut juga diperkuat oleh penjaga gawang senior, Pepe Reina.
Baca Juga: 2 Kelebihan Thom Haye yang Jarang Diketahui, Dibongkar Legenda Timnas Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Hujan Rudal AS Bunuh 3 Warga Sipil di Iran Selatan, Bukan Tentara
-
Alexis Mac Allister: Tenang, Timnas Argentina Pengalaman di Semifinal
-
Rodrigo De Paul: Saya Harus Kendalikan Emosi di Laga Argentina vs Inggris
-
Jelang Argentina vs Inggris, Gonzalo Montiel: Kami Sudah Lewati Masa Sulit
-
Kata-kata Didier Deschamps, Prancis Aneh Hadapi Spanyol Hingga Angkat Koper dari Piala Dunia 2026
-
Pedro Porro: Spanyol ke Final Piala Dunia 2026 Tidak Ada di Mimpi Paling Liar Saya
-
Rekor Sempurna Luis de la Fuente: Spanyol 14 Pertandingan Tanpa Kalah
-
Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, De la Fuente: Pemain Luar Biasa
-
Kontroversi Semifinal Piala Dunia 2026? Yamal Handball, Spanyol yang Dapat Penalti
-
Rekor 7 Dekade Prancis Patah! Spanyol ke Final Piala Dunia Setelah 16 Tahun