Suara.com - Shin Tae-yong tinggalkan Indonesia usai Timnas Indonesia di kalahkan China. Shin Tae-yong berlibur ke Korea Selatan jelang lawan Jepang dan Arab Saudi. Sehingga rencana evaluasi performa Timnas Indonesia setelah melakoni dua laga krusial di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia terpaksa diundur.
Skuad Garuda yang ditargetkan meraih kemenangan penuh di laga melawan Bahrain dan China, harus puas dengan hasil imbang dan kekalahan.
Kondisi ini tentu saja menjadi sorotan utama bagi para penggemar sepak bola Timnas Indonesia.
Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, menjelaskan bahwa pihaknya akan menunda segala bentuk evaluasi hingga Shin Tae-yong kembali ke Indonesia.
"Beliau ke Korea Selatan, lagi istirahat beliau. Belum tahu, nanti saya belum tahu persis," ujar Yunus.
Timnas Indonesia masih terpuruk di posisi kelima klasemen sementara Grup C.
Tiga poin dari empat pertandingan menjadi bukti bahwa perjalanan menuju Piala Dunia 2026 masih sangat panjang dan penuh tantangan.
Kekalahan Timnas Indonesia dari China dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia menjadi sorotan utama bagi PSSI.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa evaluasi menyeluruh akan segera dilakukan untuk menganalisis penyebab kegagalan skuad Garuda.
Baca Juga: Kevin Diks Akui Instagramnya Eror usai Diumumkan Bela Timnas Indonesia
Pada pertandingan yang berlangsung pada 15 Oktober 2024, Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan China dengan skor tipis 1-2.
Dua gol cepat dari China di babak pertama, masing-masing dicetak oleh Behram Abduweli melalui bola mati dan Zhang Yuning lewat serangan balik cepat, membuat Indonesia tertinggal jauh.
Walaupun Thom Haye sempat memperkecil ketertinggalan di akhir babak pertama, namun upaya Timnas Indonesia untuk menyamakan kedudukan gagal membuahkan hasil.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Timnas Indonesia, mengingat pada tiga pertandingan sebelumnya mereka berhasil meraih hasil imbang melawan lawan-lawan kuat seperti Bahrain, Arab Saudi, dan Australia.
PSSI berharap Timnas Indonesia dapat meraih poin penuh pada laga melawan China untuk meningkatkan peluang lolos ke putaran berikutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan