Suara.com - Dokter tim PSS Sleman, Lutfi Afifuddin, membeberkan kondisi terkini Betinho usai mengalami cedera ketika menjalani sesi pemanasan sebelum laga menghadapi Persita Tangerang, Minggu (27/10/2024).
Betinho didiagnosa mengalami cedera strain di otot gastrocnemiusnya, sehingga pemain tersebut tidak jadi diturunkan oleh pelatih Mazola Junior.
"Kemarin dia merasakan ada tarikan di otot betisnya saat pemanasan. Sejauh, ini kami mencurigai dia mengalami strain di otot gastrocnemiusnya," ungkap Lutfi.
Menjelang pertandingan PSS Sleman kontra Persita Tangerang, diketahui Betinho mengalami cedera saat menjalani pemanasan sebelum laga sehingga komposisi pemain diubah oleh pelatih.
Selanjutnya langkah antisipasi langsung dilakukan oleh tim medis PSS dengan melakukan pemeriksaan di rumah sakit demi menghindarkan cedera semakin parah.
"Saat ini, dia sudah kami rencanakan untuk dilakukan pemeriksaan Ultrasonografi (USG) pada hari ini. Cara ini kami lakukan untuk melihat seberapa parah cedera yang dialami olehnya," jelas Lutfi.
"Sambil menunggu jadwal untuk melakukan USG, Betinho saat ini kami istirahatkan dulu. Kami juga melakukan dukungan untuk penyembuhannya dengan memberi anti nyeri dan muscle relaxant," pungkasnya.
Pemain berusia 32 tahun tersebut tercatat telah tampil sebanyak tujuh pertandingan bersama PSS Sleman dan telah menorehkan 461 menit bermain pada kompetisi Liga 1 Indonesia.
Pemain berkebangsaan Brasil tersebut sempat dua kali absen pada kompetisi Liga 1 Indonesia musim ini ketika pekan pertama kontra Persebaya Surabaya dan pekan sembilan menghadapi Persita Tangerang.
Baca Juga: Alasan Mazola Junior Layak Jadi Pelatih Terbaik di Pekan ke-8 BRI Liga 1 2024-2025
(Antara)
Berita Terkait
-
Alasan Mazola Junior Layak Jadi Pelatih Terbaik di Pekan ke-8 BRI Liga 1 2024-2025
-
Hokky Caraka Pikat Shin Tae-yong Lewat Aksi Golnya ke Gawang Barito Putera
-
Hokky Caraka Cetak Gol di PSS Sleman, Langsung Senggol Jay Idzes
-
Ditujuk Jadi Pelatih PSS Sleman, Mazola Junior Pantau Sepak Bola Indonesia
-
BRI Liga 1: Selama Jeda Kompetisi, PSS Sleman Asah Kemampuan Ball Possesion
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga