Suara.com - Penyerang keturunan berdarah Indonesia, Belanda dan Suriname, Million Manhoef, tampil bersinar saat membantu Stoke City mengalahkan Blackburn Rovers dalam laga pekan ke-14 kasta kedua Liga Inggris atau Championship 2024/2025, Kamis (7/11/2024) dini hari WIB.
Million Manhoef tampil sebagai starter untuk Stoke City yang mengusung formasi 4-2-3-1. Pemain yang disebut punya darah Indonesia dari sang kakek itu ditempatkan sebagai winger kanan.
Keputusan pelatih Narcis Pelach untuk memainkan Manhoef sejak awal laga terbukti benar. Striker 22 tahun itu berhasil mencetak gol pembuka pada menitke-57.
Manhoef mencetak gol yang cukup spektakuler. Berawal dari serangan balik, dirinya berlari ke sisi kiri kotak penalti.
Selepas mendapatkan bola, dia langsung melepaskan tembakkan keras bak geledek untuk menjebol gawang Blackburn.
Sementara gol kedua Stoke City dicetak oleh Thomas Cannon lima menit jelang waktu normal berakhir.
Dikabarkan Jadi Incaran Shin Tae-yong
Million Manhoef disebut-sebut menjadi salah satu penyerang keturunan yang menjadi incaran pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
Meski demikian, belum ada kabar terkait PSSI benar-benar mengincarnya untuk diproses naturalisasi.
Baca Juga: Statistik Moncer Julian Oerip di Dua Laga UEFA Youth League: PSSI Gak Minat Naturalisasi?
Manhoef belakangan justru dipanggil Timnas Belanda U-21. Menyitat Transfermarkt, pemain kelahiran Beemster ini sudah memainkan 15 laga besama Belanda U-21.
Teranyar, dia diturunkan sebagai penyerang sayap kanan saat Belanda U-21 menang 3-0 atas Swedia dalam lanjutan Grup C Kualifikasi EURO U-21.
Profil Singkat Million Manhoef
Million Manhoef adalah pemain sepak bola muda yang tengah menarik perhatian berkat kemampuannya di lapangan.
Pemain kelahiran 3 Januari 2002 ini kini berusia 22 tahun dan menunjukkan potensi besar untuk menjadi pemain andalan di kancah sepak bola Eropa.
Manhoef memulai karier sepak bolanya di Belanda dengan bergabung ke akademi Zeeburgia. Kemudian, ia melanjutkan pelatihan di AFC Youth hingga akhirnya bergabung dengan Vitesse. Di klub Vitesse, bakat Manhoef semakin terasah hingga mendapatkan kesempatan untuk masuk ke tim senior pada tahun 2020.
Performa impresifnya di Vitesse membuatnya menarik perhatian klub-klub besar, termasuk dari Inggris. Hingga akhirnya, pada Februari 2024, Stoke City, klub asal Inggris, berhasil mendapatkan tanda tangan Manhoef. Sejak bergabung, Manhoef langsung menjadi salah satu pemain utama di skuad Stoke City.
Selama berkarier di Stoke City, Manhoef menunjukkan performa yang konsisten. Dalam enam pertandingan di semua kompetisi, ia sudah mencatatkan tiga gol dan satu assist. Statistik ini menegaskan kemampuannya sebagai pemain yang produktif di lini serang, membuatnya menjadi salah satu pemain muda yang layak diperhitungkan.
Selain bermain di level klub, Manhoef juga mendapat panggilan untuk bergabung dengan Timnas Belanda U-21. Ia baru saja mencatatkan dua gol ketika Timnas Belanda U-21 menang telak 5-0 atas Makedonia Utara U-21. Performa ini menunjukkan kontribusi signifikan Manhoef di Timnas Belanda, membuatnya semakin diperhitungkan di level internasional.
Tak banyak yang tahu, Manhoef ternyata memiliki darah Indonesia dari pihak ibunya. Sang kakek diketahui adalah orang Indonesia, yang menjadikan Manhoef memiliki ikatan historis dengan Tanah Air. Bahkan, ia menunjukkan rasa bangganya dengan menambahkan bendera Merah Putih di bio Instagram miliknya.
Menurut sumber Football Talentnesia ID, “Terlepas dari Belanda-Suriname, dia juga memiliki akar keturunan Indonesia dari sisi ibunya. Kakek Milliano merupakan orang Indonesia.” Hal ini memunculkan harapan bagi penggemar sepak bola Indonesia agar Manhoef bisa suatu hari memperkuat Timnas Indonesia.
Dengan posisi sebagai penyerang yang produktif, Manhoef sangat cocok untuk kebutuhan Timnas Indonesia saat ini. Pelatih Shin Tae-yong yang tengah mencari tambahan kekuatan di lini depan mungkin melihat Manhoef sebagai opsi potensial. Kecepatan, kemampuan mencetak gol, serta gaya bermainnya bisa menjadi keuntungan besar bagi skuad Garuda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026