Suara.com - Mantan pelatih Bahrain U-23, Samir Chamam menyoroti perubahan yang terjadi di timnas Indonesia. Hal ini menjadi tanda bahaya bagi skuad berjuluk Muharabi Dilmun.
Timnas Indonesia menahan imbang Bahrain dengan skor 2-2. Namun, sempat terjadi kontroversi yang menguntungkan tuan rumah.
Nantinya Bahrain bakal bertandang ke markas skuad Garuda pada Maret 2025 mendatang. Jelang laga tersebut, anak asuh Shin Tae-yong dianggap berbahaya.
Sebab, timnas Indonesia sudah berubah dengan tambahan pemain keturunan. Imbasnya permainan Jay Idzes dkk tidak bisa diprediksi.
"Di babak ini semua pertandingan akan berlangsung pada level tertinggi dan kita juga harus mendapat performa terbaik dari semua tim yang ada," ucap Samir dikutip dari BFA TV.
Dengan perubahan di skuad Garuda, Bahrain disebut tak bisa menganalisis pemain dengan tepat. Maka dari itu, tim asuhan Shin Tae-yong bisa mengejutkan.
"Kita memang tidak mengetahui permainan Indonesia dan kita juga tak tahu siapa pemain yang akan dipantau karena semuanya sudah berubah," ujar Samir.
"Akan tetapi, kita tidak akan hanya memantau saty pemain saja, karena ini merupakan permainan tim," imbuhnya.
Adapun timnas Indonesia sejauh ini meraih hasil positif dengan duduk di peringkat ketiga klasemen sementara Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan koleksi enam poin.
Baca Juga: Apes! Bakal Bela Timnas Indonesia, Ole Romeny Ditendang FC Utrecht?
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Sebut Bukan Target Utama, Media Vietnam Soroti Keputusan Nova Arianto di Piala AFF U-19 2026
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Timnas Iran Minta Visa Khusus di Piala Dunia 2026, Otoritas AS Masih Cuek Bebek
-
Siapkan Rp900 Miliar Manchester United Selangkah Lagi Dapatkan Pengganti Casemiro
-
Bekas Kota Komunis Bersiap Panen Cuan di Final Liga Champions Arsenal vs PSG
-
Final Liga Champions: PSG Menggila di Depan, Arsenal Tak Tergoyahkan di Belakang
-
Daftar Klub Inggris Paling Sukses di Eropa: Liverpool Masih Juara, Arsenal Coba Cetak Sejarah
-
Hanya Ada 8 Klub! Misi Eks Barcelona Bawa PSG Samai Rekor Real Madrid di Liga Champions
-
Berapa Duit yang Dikantongi Juara Liga Champions? Yang Kalah Cuma Dapat Rp1,2 Triliun