Suara.com - Persib Bandung menyiapkan pemain anyarnya, Gervane Kastaneer, untuk pertandingan kandang pekan ke-19 kompetisi BRI Liga 1 2024/2025 menghadapi Dewa United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jumat (17/1/2025).
Menurut pelatih Persib, Bojan Hodak, pemain Timnas Curacao tersebut saat ini sedang mengurus kelengkapan persyaratan untuk bisa berkarier di Indonesia.
Sehingga, saat skuat Maung Bandung menggelar latihan di Stadion GBLA, Selasa (14/1/2025), Gervane Kastaneer absen lantaran masih mengurus persyaratannya.
"Dia meninggalkan dulu Indonesia dan nanti kembali untuk mendapatkan KITAS," kata Bojan Hodak usai memimpin latihan di Stadion GBLA.
"Jadi dia sudah tersedia untuk bermain nanti karena ITC (International Transfer Certificate) dia sudah selesai. Jadi dia sudah bisa bermain (melawan Dewa United)," jelas Bojan Hodak menuturkan.
Bojan menuturkan, Gervane Kastaneer kemungkinan besar sudah bergabung dan berlatih kembali bersama tim Persib pada sesi latihan Rabu (15/1/2025).
"Hari ini sudah pulang (ke Indonesia) sore hari. Setelah jam makan siang dia akan kembali," ungkapnya.
Lebih lanjut Bojan Hodak menuturkan, Gervane Kastaneer kondisi dalam keadaan bugar, lantaran sebelumnya sudah mengikuti program ini bersama skuat Maung Bandung. Sehingga, dia akan disiapkan untuk laga kontra Dewa United.
"Jadi dia akan berlatih dengan normal pada dua hari ke depan dan dia juga sudah mulai berlatih di Papua. Jadi, tidak ada masalah," jelasnya.
Baca Juga: Debut Brilian di Persija Jakarta, Pablo Andrade Ngaku Masih Belum Puas
Sementara itu, Bojan Hodak sebelumnya membeberkan alasan merekrut Gervane Kastaneer pada bursa transfer paruh musim kompetisi BRI Liga 1 2024/2025.
Bojan Hodak menuturkan, pemain Timnas Curacao tersebut sengaja didatangkan jelang putaran kedua kompetisi BRI Liga 1 2024/2025 untuk menambah ketajaman di lini depan.
Lebih lanjut Bojan Hodak menuturkan, Gervane Kastaneer merupakan pemain yang berbeda dari Mailson Lima, lantaran bisa bermain di beberapa posisi dan hal itu sesuai dengan kebutuhan tim.
Sehingga, saat David da Silva tidak bisa tampil, maka Gervane Kastaneer bisa menjadi opsi untuk mengisi lini depan skuat Maung Bandung.
Sebagai informasi, dengan bergabungnya Gervane Kastaneer, maka Mailson Lima tidak akan digunakan lagi pada putaran kedua dan ada opsi dipinjamkan atau dilepas ke klub lain.
"(Gervane Kastaneer didatangkan) Untuk bisa membahayakan, untuk mencetak gol, memberi assist," kata Bojan Hodak.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
Shayne Pattynama Kritik Taktik Persija Jelang Hadapi Persib Bandung
-
Mauricio Souza Siapkan Strategi Khusus Hadapi Persib, Persija Bidik Kemenangan di GBK
-
Jalan ke Jepang Terbuka, SSB Indonesia Bisa Tantang Akademi Elite Dunia
-
Bek Melbourne City Mathew Baker Pimpin Mentalitas Juara Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia 2026
-
Thomas Tuchel Optimis Performa Cole Palmer Bangkit Jelang Piala Dunia 2026
-
Persiapan Matang Jelang Piala Dunia 2026, Uzbekistan Tantang Eks Anak Asuh John Herdman
-
Ancaman Degradasi Menghantui Persijap Jepara, Kalahkan Persita Harga Mati
-
CEO Semen Padang FC Minta Maaf, Siapkan Rencana Bangkit Pasca Degradasi ke Liga 2
-
60 Juta Rakyatnya Hidup Miskin, Kok Bisa Negara Ini Lolos ke Piala Dunia 2026?
-
Timnas Kongo Datang Lagi ke Piala Dunia Membawa Memori Kelam di Edisi 1974