Suara.com - Di tengah gempuran hadirnya para pemain keturunan, satu pemain lokal diprediksi masih akan masuk starting XI Timnas Indonesia era Patrick Kluivert.
Hadirnya Kluivert justru membuka potensi starter Skuad Garuda bakal diisi oleh para pemain keturunan. Kondisi ini, sebetulnya sudah hampir terjadi di era Shin Tae-yong.
Akan tetapi, Shin Tae-yong selalu menyisipkan satu atau dua pemain lokal di dalam 11 pemain pertama Timnas Indonesia. Harapan hal serupa bakal terjadi di era Kluivert, lantas siapa pemain lokal tersebut?
Menilik ketersediaan posisi dan potensi pemain, Marselino Ferdinan masih akan menjadi pemain lokal yang mendapat kesempatan di starting XI Timnas Indonesia era Kluivert.
Beberapa alasan tentu menjadi latar belakang kemungkinan ini. Di antaranya, Marselino bisa bermain di beberapa posisi di sektor gelandang dan penyerang.
Dengan skema 3-4-1-2, Marselino bisa difungsikan sebagai gelandang serang di belakang dua penyerang. Perannya juga bisa menjadi seorang free-role playmaker yang punya pergerakan acak.
Marselino juga bisa dimainkan sebagai winger kanan atau kiri dalam skema 3-4-3. Pergerakannya akan lebih sering menusuk dari sayap ke kotak penalti lawan.
Dengan formasi andalan Patrick Kluivert di klub-klub sebelumnya, 4-1-2-3, Marselino Ferdinan juga masih bisa menempati posisi.
Ia bisa menjadi salah satu dari dua gelandang sentral di depan DM (gelandang bertahan) atau difungsikan sebagai winger dalam trisula lini depan.
Baca Juga: Justin Kluivert Cetak Hattrick di Liga Inggris: Siap Ikut Bapak ke Indonesia
Versatile-nya posisi Marselino di atas lapangan menjadi salah satu alasan kuat eks pemain Persebaya Surabaya itu berpotensi masih akan masuk starting XI Timnas Indonesia di era Patrick Kluivert.
Selain itu, Kluivert sendiri sempat menyebut kalau Marselino merupakan pemain lokal yang mencuri perhatiannya karena punya penampilan impresif.
Kontributor: Aditia Rizki
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026
-
Ajax Pamerkan Sesi Latihan Maarten Paes, Peluang Debut Lawan Fortuna Sittard Terbuka
-
Tak Lazim, Spanyol Bakal Bawa 4 Kiper ke Piala Dunia 2026?
-
Kekuatan 3 Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Asal-usul Darah Indonesia Tony Kouwen, Kiper Muda yang Trial di Atletico Madrid
-
Intip Statistik Mentereng Elkan Baggott Bersama Ipswich Town di Piala FA
-
Rekor Maarten Paes Lawan Klub Justin Hubner: Catatan Clean Sheet dan Pesta Gol
-
Psywar Federico Barba ke Ratchaburi FC: Sampai Bertemu di Bandung