Suara.com - PSSI telah mengambil keputusan untuk tidak lagi mempertahankan Indra Sjafri sebagai pelatih Timnas Indonesia U-20. Walaupun belum ada pernyataan resmi dari pihak yang bersangkutan, Indra sudah memberikan sinyal melalui aktivitasnya di media sosial Instagram.
Setelah kabar pemecatannya beredar, Indra Sjafri membagikan unggahan di Instagram Stories yang memperlihatkan dirinya sedang berada di area pemakaman.
Lokasi tersebut diduga merupakan tempat peristirahatan terakhir ibunya.
Dalam unggahan tersebut, mantan juru taktik Timnas Indonesia U-20 itu terlihat merenung dan memanjatkan doa.
Bagi Indra Sjafri, sosok ibu memiliki peran penting dalam hidupnya sebagai teman sejati dan pemberi kritik yang paling jujur.
“Tidak ada yang mencintaimu seperti ibumu. Dia adalah sahabatmu, kritikusmu yang paling jujur,” tulis Indra Sjafri.
Tak hanya itu, ia juga menyampaikan pesan selamat menyambut bulan suci Ramadhan kepada para pengikutnya.
Dalam kesempatan yang sama, Indra Sjafri turut mengungkapkan permintaan maaf atas kesalahan yang mungkin pernah ia lakukan selama ini.
Keputusan PSSI untuk melepas Indra Sjafri tak lepas dari kegagalannya membawa Timnas Indonesia U-20 melaju ke Piala Dunia U-20 2025.
Baca Juga: Naturalisasi Emil Audero, Erick Thohir Bicara Masa Depan Maarten Paes: Risiko itu Pasti Ada...
Tim Garuda Muda tersingkir lebih awal dari Piala Asia U-20 2025 setelah hanya mampu meraih satu hasil imbang dan dua kekalahan di fase grup.
Dalam turnamen tersebut, Timnas Indonesia U-20 harus mengakui keunggulan Iran dengan skor 0-3 dan Uzbekistan dengan hasil 1-3, sementara satu laga lainnya melawan Yaman berakhir tanpa gol.
Padahal, untuk mendapatkan tiket ke Piala Dunia U-20 2025, skuat Garuda Muda harus bisa mencapai babak semifinal.
Dengan hasil yang jauh dari harapan, Komite Eksekutif PSSI memutuskan untuk tidak melanjutkan kerja sama dengan Indra Sjafri, menandai akhir dari perjalanannya sebagai pelatih Timnas Indonesia U-20.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United
-
Didier Drogba Legenda Pantai Gading: Predator Paling Mematikan dalam Sejarah Piala Dunia
-
Pemain PSBS Biak Tinggalkan Klub Lebih Awal Sambil Bawa Kantong Kresek Merah, Ada Apa?
-
Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026, FIFA: Sesuai Pasar Amerika Utara
-
Pavel Nedved Si Meriam Ceko: Jenderal Lapangan Tengah dengan Tendangan Roket Mematikan
-
Metode Matematika Prediksi Cristiano Ronaldo Menangis di Final Piala Dunia 2026, Siapa Juaranya?
-
Gagal ke Final, Diego Simeone Beberkan Dua Alasan Kekalahan Atletico Madrid dari Arsenal
-
Hasan Salihamidzic Legenda Bosnia: Dari Medan Perang Hingga Bayern Munchen dan Juventus