Suara.com - Kapten Tainan City, Wu Chun-ching, melayangkan pujian setinggi-tingginya untuk Madura United seusai bertanding pada pertandingan leg kedua babak perempat final AFC Challenge League 2024/2025.
Seusai duel yang berlangsung di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Kamis (13/3/2025) itu, Wu Chun-ching merasa legawa Tainan City digasak Madura United dan akhirnya gagal melenggang ke semifinal.
Menurut Wu Chun-ching, Madura United memang sudah selayaknya memenangkan pertandingan ini. Pasalnya, kapten Tainan City itu menganggap bahwa Laskar Sappe merupakan tim bagus dari Indonesia.
"Madura United tim yang bagus dari Indonesia. Kami tahu, hasil dari pertandingan ini bukan target seperti yang tim inginkan. Sekali lagi selamat untuk Madura United," kata Wi Chun-ching, dikutip dari Antara.
Jika melihat latar belakangnya, Wu Chun-ching sebetulnya bukan pemain yang sembarangan. Sebab, dai punya rekam jejak yang mentereng bersama Timnas Chinese Taipei. Berikut Suara.com menyajikan profilnya.
Profil Wu Chun-ching
Wu Chun-ching merupakan salah satu pemain senior yang menjadi andalan Tainan City FC. Pemain yang berposisi sebagai gelandang itu memegang peran sentral di lini tengah tim asal Kota Tainan tersebut.
Pesepak bola kelahiran Tainan, 18 Desember 1988 itu awalnya berkarier bersama Kaohsiung Yeody pada 2009. Setelah itu, dia bergabung bersama Taiwan PE College (2011-2012) dan Taipower (2013-2014).
Setelah itu, pemain berpostur 180 cm ini pernah singgah memperkuat Hunan Billows (2015) dan Tatung FC pada 2016, sebelum akhirnya pindah ke Thailand untuk memperkuat Banbueng FC, klub yang berbasis di Phuket.
Baca Juga: Profil Tainan City FC, Klub Dominan Juara asal Taiwan yang Dibantai Madura United 3-0
Dia kemudian bermain untuk Tainan City mulai edisi 2017 hingga 2021. Setelah itu sempat meninggalkan klub kota kelahirannya untuk bergabung bersama Taichung Futuro pada musim 2022 saja.
Kemudian, Wu Chun-ching memutuskan untuk kembali memperkuat Tainan City pada tahun 2023. Menariknya, Wu sudah berhasil lima kali meraih gelar juara kompetisi domestik di Taiwan sepanjang kariernya.
Gelar yang pertama didapatkan bersama Tatung FC pada 2017. Adapun empat gelar lainnya direngkuh bersama Tainan City pada musim 2020, 2021, 2023, dan 2024.
Kualitasnya inilah yang menjadi penting bagi Timnas Chinese Taipei. Sejak mengukir debut pada Oktober 2010, Wu Chun-ching sejauh ini sudah mencatatkan total sembilan gol dari 68 penampilan di berbagai ajang internasional.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
Profil Tainan City FC, Klub Dominan Juara asal Taiwan yang Dibantai Madura United 3-0
-
Kapten Tainan City FC Puji Madura United: Tim Bagus dari Indonesia
-
Bantai Tainan 3-0, Madura United Berhasil Lolos ke Semifinal AFC Challenge League 2024/25
-
Ditaklukkan PSM Makassar, Kiper Madura United Akui Sempat Hilang Fokus
-
BRI Liga 1: Imbangi Persib Bandung, Madura United Lanjutkan Rekor Unbeaten
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga