Suara.com - Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengabarkan bahwa Timnas Indonesia akan berkekuatan 29 pemain untuk laga melawan Australia. Satu pemain terpaksa ditinggal karena mengalami cedera yaitu Egy Maulana Vikri.
Timnas Indonesia akan menghadapi Australia dalam laga ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Duel kedua kesebelasan berlangsung di Sydney Football Stadium pada 20 Maret mendatang.
Sebelumnya, Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert sudah mengumumkan 27 nama pilihannya. Nama itu ditambah dengan Emil Audero, Dean James, dan Joey Pelupessy yang beberapa waktu lalu selesai menjalani proses naturalisasi menjadi 30 pemain.
Namun, kondisi Egy Maulana Vikri tidak memungkinkan sehingga diputuskan untuk tidak dibawa. Alhasil, 29 pemain akan bertolak ke Australia.
"Alhamdulillah approval dari AFC dan FIFA untuk pindah federasi untuk Joey, Emil, dan Dean sudah tuntas kemarin," kata Erick Thohir kepada awak media.
"Jadi mereka masuk ke slot 30 pemain, sayang Egy Cedera jadi 29 yang berangkat," sambung mantan presiden Inter Milan itu.
Erick Thohir mengatakan sejumlah pemain akan mulai berangkat ke Australia secara bertahap dari 15-16 Maret 2024. Kedatangan pemain pun berbeda-beda karena banyak pemain Timnas Indonesia yang merumput di Eropa.
Untuk Joey, Emil, dan Dean dipastikan Erick sudah bisa diturunkan untuk melawan Australia. Namun, Patrick Kluivert nanti akan mencoret pemain karena untuk didaftarkan bermain cuma bisa 23 orang.
"Yang tiga naturalisasi sudah dipastikan ready melawan Australia, cuma tentu karena register 29 pemain, maksudnya 30 karena 1 Cedera, ya tentu pemilihannya itu tergantung dari kepelatihan yang memutuskan," jelasnya.
Baca Juga: Kevin Diks Bikin Pedro Neto Mati Kutu dan Cole Palmer Minta Maaf
"Nanti akan dipilih lagi itu 23 pemain," pungkas lelaki yang juga seorang menteri BUMN tersebut.
Setelah menghadapi Australia, Timnas Indonesia akan menghadapi Bahrain. Laga kontra Bahrain akan tersaji di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta pada 25 Maret mendatang.
Berita Terkait
-
Kevin Diks Bikin Pedro Neto Mati Kutu dan Cole Palmer Minta Maaf
-
Tony Popovic: Australia Tidak Meremehkan Timnas Indonesia
-
Justin Hubner Debut di Wolves Senior Jelang Gabung ke Timnas Indonesia?
-
Blak-blakan, Patrick Kluivert Merasa Punya Chemistry dengan Jordi Cruyff
-
Indonesia Hadapi Jadwal Padat Saat Ramadan, Kluivert Soroti soal Nutrisi
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan