Suara.com - Timnas Indonesia kurang dari seminggu lagi akan melawn Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Patrick Kluivert menjadwalkan skuad Garuda berkumpul di Sydney, Australia pada 16 Maret 2025.
Juru taktik asal Belanda tersebut mengaku sudah tidak sabar untuk melatih timnas Indonesia.
Kluivert telah mempersiapkan rencana untuk menghadapi Australia.
Buktinya rombongan staf pelatihnya dari Belanda sudah diumumkan PSSI.
PSSI merilis super tim yang bertugas di balik layar membantu Patrick Kluivert.
Ada Quentin Jakoba yang bertugas seabgai pelatih fisik timnas Indonesia.
Ia sudah pernah bekerjasama dengan Patrick Kluivert di timnas Curacao serta Adana Demirspor.
Kemudian dua orang fisioterapis, yakni Leo Echteld dan Chesley ten Oever.
Baca Juga: Kevin Diks Bikin Pedro Neto Mati Kutu dan Cole Palmer Minta Maaf
Leo Echtled adalah fisioterapis asal Belanda yang punya jam terbang tinggi karena pernah menangani klub besar seperti Inter Milan dan AC Milam.
Sedangkan Chesley ten Oever adalah fisioterapis Belanda yang mengkhususkan diri dalam terapi manual.
Chesley punya pendekatan yang menggabungkan fisioterapi, pelatihan pribadi, dan pelatihan performa olahraga untuk membantu klien mencapai kondisi fisik terbaik mereka.
Di staf pelatih timnas Indonesia terdapat nama Jordy Kluitenberg yang bertugas sebagi video analis.
Lalu dua orang team developer yang terdiri dari, Bram Verbruggen dan Regi Blinker.
Menariknya dari daftar super tim Patrick Kluivert tersebut, belum ada daftar asisten pelatih dari lokal.
Sebab, sebelumnya diwacanakan ada dua pelatih lokal yang ikut dalam staf skuad Garuda.
Hal itu seperti yang terjadi kala era Shin Tae-yong, di mana Nova Arianto ikut dalam staf pelatih.
Nah, di era Patrick Kluivert sudah ada delapan pelatih lokal yang diwawancara.
dari coach Patrick semua dengan asistennya siap mentraining delapan ini," kata Erick Thohir pada akhir Februari 2025 lalu.
"Bukan masuk ke tim ya. supaya mereka bisa menyampai filosofi dan standarnya mereka," sambungnya.
Menarik dinantikan apakah ada jatah pelatih lokal yang ikut menimba ilmu di staf kepelatihan Patrick Kluivert.
Apalagi saat ini waktunya sudah mepet karena timnas Indonesia akan melawan Australia pada 20 Maret 2025.
Berita Terkait
-
Australia vs Timnas Indonesia: Emil Audero, Dean James, dan Joey Pelupessy Siap Tempur
-
Emil Audero Gabung Timnas Indonesia, Kiper Muda Ini Pasrah Sulit Gabung Tim Senior
-
Timnas Indonesia Siap Gebuk Australia! Socceroos Siapkan 6 Pemain Kejutan
-
Legenda Australia Realistis Cuma Berharap Imbang Lawan Timnas Indonesia
-
Timnas Indonesia Tambah Pemain Keturunan Anyar, Australia Justru Panggil 6 Debutan
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026