Suara.com - Pemain keturunan Indonesia, Samuel Silalahi menjalani debutnya bersama Norwegia U-20. Pemain berusia 19 tahun tersebut bermain saat Norwegia melawan Uzbekistan U-21, kemarin, Sabtu (22/3).
Samuel Silalahi dimainkan oleh pelatih Bjørn Johansen sejak menit awal pertandingan. Menurunkan formasi 4-2-3-1, Bjorn menemaptkan Samuel sebagai gelandang serang.
Ia di-plot dibelakang tiga pemain depan, Daniel Braut, Nuna Norheim dan Martin Håheim-Elveseter. Pada laga ini, Norwegia U-20 berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 lewat gol Braut pada menit ke-39 memanfaatkan umpan dari Haheim-Elvester.
Pada laga debutnya ini, Samuel bermain hanya 45 menit. Di awal babak kedua, Bjorn menarik keluar pemain keturunan Indonesia itu dan digantikan dengan Jakob Segadal Hansen.
Dikutip dari laman fotball.no, Samuel dipanggil oleh pelatih Bjorn untuk dua pertandingan uji coba Norwegia U-20. Selain untuk laga vs Uzbeksitan, nantinya Samuel juga akan membela Norwegia U-20 menghadapi Ukraina.
Laga Norwegia U-20 melawan Ukraina U-20 bersamaan dengan pertandingan Timnas Indonesia vs Bahrain yakni Selasa 25 Maret 2025.
Dipanggilnya Samuel Silalahi untuk membela Norwegia U-20 tentu bisa jadi kerugian bagi Timnas Indonesia. Samuel termasuk salah satu pemain depan keturunan Indonesia yang cukup oke di Eropa.
Untuk musim ini, bersama Strømsgodset, Samuel dua kali bermain untuk tim senior. Bersama tim Strømsgodset II, Samuel yang bisa dimainkan sebagai gelandang jangkar itu sudah mencetak 18 gol.
Skill Samuel Silalahi
Baca Juga: BGN Sentil Timnas Indonesia Sering Kalah karena Kurang Gizi, 3 Pemain Tidak Kuat Main 90 Menit
Samuel Silalahi pemain Batak di Liga Norwegia terus tunjukkan perfomance apik bersama Strømsgodset. Samuel tercatat telah melakoni 14 pertandingan di Eliteserien-- kompetisi tertinggi di Norwegia.
Meski masih berusia masih sangat muda 19 tahun, Samuel mampu menembus tim utama Strømsgodset. Kepercayaan pelatih Strømsgodset, Jorgen Isnes dibayar tuntas oleh Samuel dengan perfomance apik.
Salah satu penampilan apik Samuel ialah saat laga Strømsgodset vs Brann pada 5 Agustus 2024. Meski hasil akhir Strømsgodset kalah 2-3, namun di laga ini Samuel sumbang satu assist.
Hebatnya lagi catatan asisst itu dicetak oleh Samuel saat ia masuk sebagai pemain pengganti. Gol kedua Strømsgodset yang dicetak di akhir babak kedua oleh Fredrik Ardraa berasal dari umpan cantik Samuel Silalahi.
Samuel yang mendapatkan bola di luar kotak penalti dalam posisi terkepung oleh dua pemain Brann. Ia tidak panik, melihat Ardraa dalam posisi tak terjaga, Samuel lepaskan umpan mendatar yang langsung dikonversi menjadi gol.
Mendapat umpan manis dari Samule, Ardraa pun melepaskan sepakan mendatar terukur yang tak bisa dihalau oleh kiper Brann.
Berita Terkait
-
BGN Sentil Timnas Indonesia Sering Kalah karena Kurang Gizi, 3 Pemain Tidak Kuat Main 90 Menit
-
Elkan Baggott Putuskan Kembali Bertanding
-
Media Belanda: Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk Lawan Bahrain
-
Jelang Lawan Bahrain, Erick Thohir Tiba-tiba Sampaikan Kalimat Manis untuk Presiden FIFA
-
Perbandingan Pengalaman Pelatih Timnas Bahrain vs Patrick Kluivert, Beda Jam Terbang
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
Terkini
-
Sayang PSSI Sementara Stop Naturalisasi, Padahal Bek PSV Ini Bisa Bela Timnas Indonesia
-
5 Fakta Tim The Sugar Boyz Lawan Pertama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Nasib Orang Dzalim ke Emil Audero Sungguh Tragis
-
Badai Cedera Hantui Debut John Herdman di FIFA Series 2026
-
Mengupas St Kitts and Nevis, Lawan Perdana Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Alasan PSSI, Naturalisasi Mustahil Dilakukan Jelang FIFA Series 2026 Maret Mendatang
-
FIFA Series 2026: Timnas Indonesia Tanpa Diperkuat Pemain Naturalisasi Baru
-
Di Tengah Penangguhan Sanksi FIFA, Klub Malaysia Datangkan Pemain Naturalisasi Harimau Malaya
-
Kiper Futsal Azfar Burhan Kecelakaan Motor karena Buru-buru Kejar Bus Kembali ke Malang
-
Mikel Arteta Puji Setinggi Langit Pep Guardiola, Pengakuan Tulus atau Psywar?