Suara.com - Timnas Indonesia akan menjamu Bahrain pada lanjutan babak ketiga Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Kedua tim bakal bentrok di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, Selasa (25/3/2025) pukul 20.30 WIB.
Skuad Garuda wajib memetik poin penuh untuk memperpanjang nafas sekaligus bersaing lolos ke Piala Dunia 2026.
Sebagai stadion yang syarat sejarah, SUGBK memang memiliki catatan yang cukup apik ketika dipercaya untuk menjadi rumah bagi timnas Indonesia pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Melansir ANTARA, Indonesia telah melakoni tiga laga dengan status sebagai tuan rumah di Stadion Gelora Bung Karno dengan mencatatkan hasil satu kali menang, sekali imbang dan menelan sekali kekalahan.
Hasil tersebut cukup menjanjikan pasalnya satu-satunya kemenangan Jay Idzes dan kawan-kawan di grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia terjadi ketika berstatus sebagai tuan rumah.
Laga tersebut terjadi ketika Indonesia menghajar Arab Saudi dua gol tanpa balas pada 19 November 2024 lalu.
Kala itu koreografi dan dukungan dari suporter mampu menciptakan suasana mencekam untuk tim tamu The Falcons.
Kemenangan tersebut juga sekaligus menjadi momen bersejarah pasalnya menjadi kemenangan perdana tim Garuda atas The Falcons dalam delapan pertemuan terakhir di semua kompetisi.
Baca Juga: Siap Siap, DPR Bakal Evaluasi Erick Thohir kalau Timnas Indonesia Kalah dari Bahrain Malam Ini
Bukan tidak mungkin dengan mengulang "teror mental" seperti di laga melawan Arab Saudi, Indonesia nantinya mampu memutus hasil negatif yang tak pernah menang dalam tiga pertemuan terakhir kala bersua The Pearl Divers.
Hasil seri Indonesia yang berstatus sebagai tuan rumah terjadi ketika menjamu Australia dengan skor 2-2 pada laga yang berlangsung pada 10 September 2024 lalu.
Sementara itu kekalahan perdana sebagai tuan rumah terjadi kala tim Garuda dilibas Jepang dengan skor 0-4 pada pertandingan yang berlangsung pada 15 September 2024 silam.
Dalam laga menghadapi Bahrain, suporter Indonesia dipastikan siap memerahkan stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.
PSSI mengkonfirmasi bahwa tiket penjualan laga ini telah ludes terjual. Diperkirakan tiket yang terjual sekitar 60 ribu dari kapasitas GBK yang kini dapat dihuni total 75 ribu penonton.
Menghadapi Bahrain, pelatih Patrick Kluivert mengatakan kemungkinan adanya perubahan formasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan