Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert ternyata ikut campur tangan terhadap karier mentereng pemain keturunan Joey Pelupessy. Ia mengaku sebagai orang yang menemukan Joey lebih cocok tampil di posisi gelandang.
Joey Pelupessy tampil luar biasa di lini tengah Timnas Indonesia saat berhadapan dengan Bahrain dalam laga lanjutan Grup C ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Selasa (25/3/2025). Ia membantu skuad Garuda memenangi laga dengan skor 1-0.
Dalam pertandingan tersebut, Joey tampil sejak menit awal. Ia diduetkan bersama Thom Haye buat mengalirkan bola serta putus serangan lawan.
Joey Pelupessy tidak terlihat sebagai pemain anyar. Ia begitu cari bergerak ke mana pun bekerja sama dengan pemain-pemain Timnas Indonesia.
Ternyata, Patrick Kluivert sudah mengenal baik Joey Pelupessu. Ia pernah melatih Pelupessy pada 14 tahun lalu saat masih menangani FC Twente II di Belanda. Saat itu Pelupessy yang berumur 22 tahun menjadi pemainnya.
Oleh sebab itu, ia tidak kaget harus berbuat apa dengan sang pemain ketika berjumpa lagi di Timnas Indonesia. Patrick Kluivert mengaku dialah sosok yang membuat Joey lebih bagus tampil di posisi gelandang.
"Joey, saya mengenalnya dengan sangat baik. Saya pernah melatih Joey pada tahun 2011 ketika saya menjadi pelatih kepala di FC Twente di Belanda," ujar Kluivert saat sesi jumpa pers usai laga melawan Bahrain.
"Saya tahu kualitasnya, dan dia tampil luar biasa. Dia bermain penuh sepanjang pertandingan. Awalnya, dia sebenarnya bermain sebagai bek kanan, tetapi saya mengubah posisinya menjadi gelandang bertahan," sambung mantan pemain Barcelona itu.
Ketika melihat Joey Pelupessy lebih bagus di tempatkan sebagai gelandang, Kluivert pun terus menempatkannya di posisi itu. Bahkan, ketika hengkang dari FC Twenty, sang pemain sudah nyaman tampil di gelandang.
Baca Juga: Makna Mendalam Selebrasi Gol Ole Romeny: Ini Pesan untuk Anak-anak Muda Indonesia
"Sejak saat itu, dia terus bermain di posisi enam, termasuk saat di Lommel. Saya sangat bangga padanya karena dia memilih untuk datang dan bermain untuk Timnas Indonesia," ucapnya.
"Dia sangat bangga bisa mewakili negara ini, dan saya pun bangga melihatnya tampil seperti ini di laga perdananya. Ini baru permulaan!" pungkasnya.
Laga melawan Bahrain merupakan debut untuk Joey Pelupessy. Saat menghadapi Australia di pertandingan sebelum ini, ia tidak dimainkan.
Adapun dalam pertandingan yang berlangsung di Sydney Football Stadium itu, Timnas Indonesia kalah 1-5. Untungnya, skuad Garuda mampu bangkit dan mengalahkan Bahrain di duel berikutnya.
Pertandingan Penting Timnas Indonesia Selanjutnya di Juni 2025
Timnas Indonesia akan menghadapi dua laga krusial pada Juni 2025 dalam lanjutan ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Skuad Garuda dijadwalkan bertemu dengan China dan Jepang dalam upaya lolos ke ronde selanjutnya.
Pertandingan pertama akan berlangsung pada 10 Juni 2025, saat Timnas Indonesia bertanding melawan China. Laga ini diprediksi bakal berjalan sengit mengingat kedua tim berada dalam posisi yang saling bersaing di klasemen Grup C.
Timnas Indonesia saat ini berada di peringkat keempat dan membutuhkan kemenangan untuk meningkatkan peluang mereka meraih tiket ke putaran berikutnya. Di sisi lain, China yang juga berada di posisi terbawah, akan berusaha keras untuk meraih tiga poin demi memperbaiki posisi mereka di klasemen.
Lima hari setelahnya, pada 15 Juni 2025, Indonesia akan menghadapi tantangan besar melawan Jepang, yang saat ini menunjukkan dominasi luar biasa di Grup C. Jepang menjadi salah satu tim paling tangguh dalam kualifikasi ini. Laga ini akan menjadi ujian besar bagi Timnas Indonesia.
Kedua pertandingan ini akan menjadi kesempatan penting bagi Timnas Indonesia untuk membuktikan kualitas mereka di level internasional dan terus bersaing dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Berita Terkait
-
Patrick Kluivert: Makanya Percaya Kami
-
Prabowo Optimis Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2026 Usai Tekuk Bahrain!
-
Kalahkan Bahrain, Justin Hubner: Itu yang Terjadi Jika Tidak Menghormati Kami
-
Dua Cara Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2026 usai Hajar Bahrain, Mana Lebih Mudah?
-
Patrick Kluivert Coret Maarten Paes Lawan China, Kesempatan Emil Audero Debut
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Arsenal Bantai Tottenham 4-1, Eberechi Eze dan Viktor Gyokeres Jadi Mimpi Buruk Derbi London
-
Lini Depan Timnas Indonesia Memanas, Striker Rp 43,45 Miliar Berdarah Jogja Siap Geser Ole Romeny
-
Kevin Diks Gagal Bawa Poin, Monchengladbach Terkapar di Markas Freiburg Akibat Gol Rebound Ginter
-
Barcelona Gusur Madrid, Gol Roket Fermin Lopez Hancurkan Pertahanan Levante
-
Inter Milan Siap Balas Dendam, Chivu Sebut Peluang Singkirkan Bodoe Glimt Masih Sangat Terbuka Lebar
-
Hasil Liga Inggris: Gol Telat Guessand Benamkan Wolves, Fulham Sukses Hancurkan Sunderland
-
Eks Bomber Liverpool: Jika Saya Jadi Carrick, Benjamin Sesko Akan Duduk Manis di Bangku Cadangan
-
11 Laga Tersisa, Jarak Sisa 2 Poin, Pep Guardiola Bikin Dengkul Arteta Gemetar
-
Maarten Paes Jadi Tembok Sulit Ditembus, Pelatih NEC Frustasi: Harusnya Kami Menang!
-
Fred Grim Soroti Kelemahan Ajax Usai Ditahan NEC 1-1, Kritik Maarten Paes?