Suara.com - Pemain timnas Indonesia, Eliano Reijnders menceritakan perjuangan yang dilakukan agar mendapatkan banyak menit bermain di PEC Zwolle.
Eliano Reijnders sudah berkarier di PEC Zwolle sejak tahun 2020 silam.
Adik Tijjani Reijnders tersebut memiliki musim yang naik turun.
Pasalnya di awal musim 2024/2025, pemain 24 tahun tersebut bermain penuh selama 90 menit dalam tiga pertandingan.
Akan tetapi, setelah itu ia justru dibangku cadangan, imbas PEC Zwolle yang tak pernah menang.
Sejak itu, pemain timnas Indonesia ini jarang bermain sebagai starter dan lebih banyak menghangatkan bangku cadangan.
Meski begitu, di pekan 18 dan 19, tiba-tiba Eliano Reijnders jadi pemain inti lagi.
Bahkan ia membantu klubnya meraih kemenangan saat menghadapi PSV Eindhoven dengan skor 3-1.
Sayangnya setelah pertandingan melawan PSV Eindhoven tersebut, Eliano Reijnders mengalami cedera ringan.
Baca Juga: Pamit dari KAS Eupen, 3 Klub Ini Berpotensi Jadi Pelabuhan Baru Shayne Pattynama
Pemain serba bisa ini lantas banyak dicadangkan lagi oleh pelatih PEC Zwolle.
Namun, Eliano Reijnders berhasil bangkit lagi karena di dua pertandingan terakhir Eredivisie Belanda berhasil main 90 menit.
Eliano Reijnders pun mengatakan bahwa perjuangannya demi mendapatkan banyak menit bermain di PEC Zwolle penuh dengan pengorbanan.
"Karena sakit, saya kehilangan posisi sebagai pemain inti setelah pertandingan kandang melawan PSV, tetapi sampai saat itu saya melakukan apa yang harus saya lakukan," kata Eliano Reijnders dikutip dari laman resmi PEC Zwolle.
Nah, demi kebugarannya maka adik dari Tijjani Reijnders tersebut tidak pasrah saja.
Pemain yang lahir di Finlandia tersebut memilih untuk datang lebih pagi ke pusat latihan.
Ia melakukan latihan ekstra bersama kiper senior Kenneth Vermeer.
“Benar sekali, saya sendiri menyadarinya (kondisi fisik membaik) dan itu sebagian karena saya bekerja keras setiap pagi di klub bersama Kenneth Vermeer,” tegas Eliano Reijnders.
Pengorbanan dengan berlatih keras itu tampak membuahkan hasil bagi Eliano Reijnders.
Jika konsisten bermain apik, bukan tak mungkin dirinya akan merebut posisi utama di bek kanan PEC Zwolle.
Tentu hal tersebut akan berefek baik bagi timnas Indonesia.
Pasalnya Eliano Reijnders akan dibutuhkan olah Patrick Kluivert di skuad Garuda.
Andai rutin bermain di klubnya, maka kualitas Eliano Reijnders pun bakal semakin terasah.
Terlebih pemain 24 tahun tersebut tidak hanya bisa main di bek kanan saja.
Eliano Reijnders dikenal serba bisa karena mampu tampil di berbagai posisi.
Contohnya saja ketika dua kali membela timnas Indonesia di jeda internasional pada Maret 2025 lalu.
Kala itu, Patrick Kluivert justru memilih Eliano Reijnders untuk bermain lebih ke depan sebagai winger.
Sementara itu, timnas Indonesia akan menghadapi dua laga krusial pada Juni 2025 nanti melawan China dan Jepang.
Dalam dua pertandingan tersebut, timnas Indonesia wajib mengincar poin penuh untuk menjaga asa lolos langsung ke putaran final Piala Dunia 2026.
Saat ini skuad Garuda berada di urutan 4 round 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan koleksi sembilan poin.
Timnas Indonesia tertinggal empat poin dari Australia serta satu angka saja dari Arab Saudi di tangga klasemen.
Berita Terkait
-
Banjir Ucapan Selamat! Thom Haye Lamar Kekasihnya Bibeche Riva
-
Mees Hilgers Tak Sabar Ingin Selesaikan Liga Belanda Musim Ini
-
Perbandingan Timnas Indonesia Vs Malaysia: Harga Pasar, Peringkat FIFA, hingga Prestasi
-
Jarang Main di Oxford United, Ole Romeny Malah Dipuji Setinggi Langit
-
Minus Kevin Diks dan Dean James, Siapa Pengganti di Timnas Indonesia? Ini Bocorannya
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan