Suara.com - Persebaya Surabaya memastikan tidak akan memberikan rasa belas kasihan untuk Semen Padang yang berjuang lolos dari degradasi.
Skuat Bajol Ijo membidik kemenangan pada pekan ke-32, demi menjaga peluang finis di posisi kedua klasemen BRI Liga 1 di akhir musim kompetisi.
Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster, menyebut laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo pada Minggu (11/5/2025) malam itu, sebagai salah satu yang paling krusial dalam sisa musim ini.
“Ini pertandingan penting, bagaimana kami bisa naik ke peringkat dua. Dan besok malam adalah laga yang sangat krusial bagi kami. Kami harus menang di kandang, itu yang paling penting,” kata Munster.
Ia menjelaskan, saat ini Persebaya tengah bersaing ketat di papan atas klasemen, sehingga kemenangan atas Semen Padang menjadi harga mati bagi skuad Bajol Ijo untuk menjaga asa finis di posisi runner-up.
Oleh karena itu, dalam beberapa hari terakhir, kata dia, para penggawa Persebaya banyak berlatih mengingat Semen Padang juga membutuhkan kemenangan untuk tetap bertahan di kompetisi kasta tertinggi Indonesia.
Pelatih asal Irlandia Utara itu tetap optimistis anak asuhnya bisa meraih kemenangan untuk menjaga asa bisa berlaga di kompetisi Asia.
“Kami tidak meremehkan lawan. Semua tim berjuang untuk bertahan, tapi kami juga berjuang untuk naik. Target kami sekarang jelas, bersaing di papan atas,” ucapnya.
Terkait absennya Slavko karena skorsing, Munster telah menyiapkan skema alternatif di lini belakang, yakni duet Kadek dan Dimov yang siap tampil maksimal dan berharap bisa meraih clean sheet.
Baca Juga: Persebaya Susuri Jalan Menuju Kompetisi Asia, Paul Munster Bakar Semangat
Selain fokus bertahan, Munster juga meminta anak asuhnya tampil tajam di lini depan, karena efektivitas penyelesaian akhir adalah kunci kemenangan di tiap pertandingan.
Selain itu, Munster juga memastikan Muhammad Dayat yang sempat cedera akan kembali masuk skuad dan disiapkan sebagai pemain cadangan untuk kembali merasakan atmosfer pertandingan, dalam tiga pertandingan terakhir.
“Saya selalu tekankan, yang utama adalah kondisi personal dulu. Sekarang dia merasa baik, dan saya ingin dia siap secara mental dan fisik,” ujar Munster.
Sementara itu, Pemain Persebaya Ardi Idrus menegaskan seluruh tim siap tampil habis-habisan demi tiga poin di kandang.
“Pertandingan besok sangat penting bagi tim dan kami ingin menang di depan suporter. Kami fokus dan siap tempur untuk naik ke peringkat kedua,” tuturnya menambahkan.
Juara BRI Liga 1 Sudah Dikunci Persib Bandung
Persib Bandung mengunci gelar juara kompetisi BRI Liga 1 2024/2025 pada pekan ke-31, setelah poin skuat Maung Bandung tidak dapat dikejar peserta lainnya.
Pada pekan ke-31, tinggal Persebaya Surabaya yang masih berpeluang mengejar poin Persib Bandung. Namun, tim berjuluk Bajul Ijo tersebut gagal meraih kemenangan saat dijamu Persik Kediri.
Hasil imbang Persik Kediri dan Persebaya Surabaya 3-3 di Stadion Brawija, Kediri, Senin (5/5/2025), membuat poin Persib tidak akan bisa dikejar oleh Bajul Ijo.
Meski sudah mengunci gelar juara, namun pelatih Persib, Bojan Hodak, menegaskan timnya akan tetap menargetkan kemenangan di sisa pertandingan BRI Liga 1 2024/2025.
(Antara)
Berita Terkait
-
Persebaya Susuri Jalan Menuju Kompetisi Asia, Paul Munster Bakar Semangat
-
Persebaya Harusnya Bisa Cetak 8 Gol ke Gawang Persik, Ini Kata Paul Munster
-
Persib Bandung Angkat Trofi Tanpa Perlu Keluar Keringat Lagi, Kok Bisa?
-
Persib Juara Liga 1 2024/2025! Perayaan Meriah Pecah di Graha Persib
-
5 Kali Main Cetak 2 Gol, Patrick Kluivert Bisa Bawa Penyerang Semen Padang Ini Buat Lawan China
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat