Suara.com - Pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Ole Romeny mengungkap hubungan khususnya dengan Marselino Ferdinan, rekannya di Skuad Garuda. Sebelumnya Ole mencuri perhatian pada debutnya saat menghadapi Australia di laga lanjutan Grup C ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, yang digelar pada 20 Maret lalu.
Meski langsung mencatatkan namanya di papan skor, Ole Romeny mengaku kecewa lantaran Tim Garuda tetap harus menelan kekalahan dengan skor mencolok 1-5.
Gol yang dicetak Romeny pada menit ke-78 sempat memberi harapan untuk memperkecil ketertinggalan.
Namun situasi pertandingan yang berat membuat euforia gol tersebut cepat meredup. Pemain yang kini memperkuat klub Inggris, Oxford United, terlihat tidak melakukan selebrasi yang berlebihan.
Fokusnya saat itu adalah segera membawa bola ke tengah lapangan agar permainan cepat dimulai kembali.
Bagi Romeny, mencetak gol debut seharusnya menjadi momen bahagia. Namun karena Indonesia sudah tertinggal 0-4 saat itu, emosi yang ia rasakan pun bercampur antara bangga dan kecewa.
Kemenangan tetap menjadi target utama, dan hasil akhir pertandingan jauh dari harapan.
Adaptasi Romeny dengan Timnas Indonesia terbilang cepat.
Buktinya, ia kembali mencetak gol saat Indonesia menang 1-0 atas Bahrain dalam laga persahabatan yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada 25 Maret 2025.
Baca Juga: Ivar Jenner OTW Bali Jelang Timnas Indonesia vs China
Kontribusinya di lini depan semakin mempertegas potensinya sebagai salah satu pemain andalan di bawah kepemimpinan pelatih Patrick Kluivert.
Kehadiran beberapa pemain keturunan yang lebih dulu bergabung di Timnas Indonesia turut membantu proses adaptasi Ole Romeny.
Ia sudah mengenal baik sejumlah nama seperti Ragnar Oratmangoen, Maarten Paes, dan Calvin Verdonk sejak bermain bersama di klub sebelumnya.
Marselino Ferdinan yang kini satu tim dengannya di Oxford United juga menjadi sosok penting dalam membuatnya cepat menyatu dengan atmosfer tim nasional.
"Saya sudah kenal banyak orang seperti saat saya di NEC, saya bermain dengan Oratmangoen, Paes, Verdonk, jadi saya sudah kenal mereka," ujar Ole Romeny dilansir dari kanal YouTube Footballer Fits, dikutip Jumat (16/5/2025).
"Tentunya Marselino, saudara saya dari Oxford jadi saya sudah kenal beberapa orang ketika saya pergi," terangnya.
Melihat performa apiknya dalam dua pertandingan terakhir, Romeny diyakini akan kembali dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia dalam dua laga penting di bulan Juni.
Skuad Garuda akan menghadapi China pada 5 Juni di SUGBK dan dilanjutkan dengan laga tandang melawan Jepang pada 10 Juni 2025.
Kedua laga ini krusial untuk menjaga peluang Indonesia lolos ke ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Kemenangan atas China menjadi harga mati bagi Timnas Indonesia.
Selain harus mengamankan tiga poin, dukungan penuh dari para suporter di stadion juga menjadi faktor pendorong semangat tim.
Ribuan pendukung diprediksi akan memenuhi tribun stadion, memberikan atmosfer yang mendukung bagi para pemain untuk tampil lebih percaya diri.
Meski laga kontra Jepang tampak berat di atas kertas, harapan tetap ada.
Jepang telah memastikan diri lolos ke ronde selanjutnya, dan kemungkinan besar akan melakukan rotasi pemain.
Hal ini bisa menjadi celah yang harus dimaksimalkan oleh Indonesia untuk mencuri poin di kandang lawan. Namun tentunya, hal itu hanya mungkin tercapai dengan persiapan matang dan strategi yang efektif.
Timnas Indonesia sendiri dijadwalkan menggelar pemusatan latihan (training camp) di Bali mulai 26 Mei.
Fokus tinggi dan konsistensi menjadi hal yang tak bisa ditawar dalam fase persiapan ini.
Setiap keputusan dalam menentukan komposisi pemain maupun pola latihan akan berdampak langsung terhadap performa tim di lapangan.
Hingga kini, PSSI belum secara resmi mengumumkan daftar pemain yang akan dipanggil untuk menghadapi China dan Jepang.
Meski demikian, nama Ole Romeny hampir pasti akan masuk dalam daftar pemain pilihan Kluivert.
Beberapa nama baru juga mungkin akan muncul untuk menggantikan pemain yang cedera, termasuk kemungkinan absennya Kevin Diks.
Dengan persaingan yang semakin ketat di babak kualifikasi, konsistensi performa dan kerja sama tim menjadi kunci keberhasilan Timnas Indonesia.
Gol Ole Romeny di dua laga terakhir menunjukkan bahwa pemain keturunan dapat memberikan kontribusi nyata jika diberi kepercayaan dan waktu bermain yang cukup.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Tak Lazim, Spanyol Bakal Bawa 4 Kiper ke Piala Dunia 2026?
-
Kekuatan 3 Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Asal-usul Darah Indonesia Tony Kouwen, Kiper Muda yang Trial di Atletico Madrid
-
Intip Statistik Mentereng Elkan Baggott Bersama Ipswich Town di Piala FA
-
Rekor Maarten Paes Lawan Klub Justin Hubner: Catatan Clean Sheet dan Pesta Gol
-
Psywar Federico Barba ke Ratchaburi FC: Sampai Bertemu di Bandung
-
Pengakuan Luke Vickery Kontak dengan John Herdman Bikin Publik Australia Heboh
-
Lebih Sengit dari Derby Inggris, John Herdman Antusias Hadapi Persaingan Panas di Piala AFF 2026
-
Trial di Atletico Madrid, Ibu Kiper Keturunan Ini Langsung Kode Keras ke Timnas Indonesia
-
Akhirnya Starter di Ipswich Town, Pintu Elkan Baggott Kembali ke Timnas Indonesia Terbuka Lebar