Suara.com - Berikut beberapa catatan penampilan apik kiper PSM Makassar, Reza Arya yang membuatnya dipanggil Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert.
Ya, Reza Arya menjadi salah satu kiper yang diboyong juru taktik asal Belanda itu untuk persiapan jelang laga lanjutan Grup C ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Selain Reza Arya ada lagi Maarten Paes, Emil Audero, Nadeo Argawinata, dan Ernando Ari Sutaryadi.
Menariknya, Reza Arya selaku nama baru, mampu mengalahkan kiper keturunan seperti Cyrus Margono yang saat ini tampil bersama klub Liga Kosovo, KF Dukagjini.
Merujuk data dan statistik, pemanggilan Reza Arya nyatanya bukan keputusan asal-asalan Patrick Kluivert. Dia memiliki beberapa catatan mentereng selama membela PSM Makassar di Liga 1 2024/2025.
Musim ini, kiper yang baru saja bertambah usia itu bermain sebanyak 17 kali untuk PSM Makassar di Liga 1 2024/2025.
Dari 17 pertandingan tersebut, ia mencatatkan tiga kali nirbobol, prestasi yang cukup bagus bagi seorang penjaga gawang.
Tak hanya sukses menjaga gawang PSM Makassar tak kebobolan dalam tiga laga, Reza Arya juga kerap melakukan penyelamatan-penyelamatan penting sepanjang musim.
Total 48 penyelamatan telah dilakukannya dalam 17 laga di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia ini.
Baca Juga: Patrick Kluivert Putus Kebiasaan STY, Apa Alasan Panggil Stefano Lilipaly ke Timnas Indonesia?
Reza Arya juga tampil gemilang dan membantu PSM Makassar untuk mencapai babak semi final ASEAN Club Championship 2024/2025.
Sepanjang turnamen tersebut, ia mencatatkan tiga nirbobol dan hanya tiga kali kebobolan dalam lima laga.
Pemanggilan ke Timnas Indonesia ini juga menjadi kado manis bagi Reza Arya.
Pasalnya, pemain dengan nomor punggung 30 di PSM itu baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-25 kemarin (18/5/2025).
Meskipun belum pernah menjalani debut bersama Timnas Indonesia, Reza Arya sudah pernah dipanggil untuk membela Skuat Garuda sebelumnya.
Ia duduk di bangku cadangan saat Timnas Indonesia melakoni laga persahabatan kontra Palestina, Argentina, dan Turkmenistan pada 2023..
Berita Terkait
-
Prediksi Formasi Timnas Indonesia Bersama Stefano Lilipaly, Lini Depan Garuda Makin Ngeri!
-
Alhamdulillah! Sujud Syukur Bintang Timnas Indonesia U-17 Pasca Dimainkan Persija
-
Mees Hilgers Dianggap Idiot Sejak Jadi Pemain Timnas Indonesia
-
Dipanggil Patrick Kluivert! Ini Pesan Menyentuh Legenda Timnas untuk Yance dan Yakob Sayuri
-
Patrick Kluivert Umumkan Skuat Timnas Indonesia, China Kibarkan Bendera Putih
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Transfer BRI Super League: Persis Solo Bawa Pulang Alfriyanto Nico dari Persija
-
Persib Bandung dan APPI Gelar Charity "Dari Sepak bola untuk Sumatra"
-
Catat! Ini Harga Tiket Nonton Timnas Indonesia pada Piala Asia Futsal 2026
-
Hasil PSM vs Bali United: Rekor Gol Tercepat Mustafic Warnai Kemenangan Serdadu Tridatu di Parepare
-
Persija Jakarta Hadirkan Terobosan Baru, Jembatani Sepak Bola dan Literasi Investasi
-
Latihan Digeruduk The Jakmania Jelang Hadapi Persib, Persija Sambut Positif
-
Kapan Pertandingan Perdana John Herdman Sebagai Pelatih Timnas Indonesia?
-
Lamine Yamal Lampaui Haaland dan Mbappe Jadi Pemain Termahal Sejagat
-
Filosofi Permainan Cepat John Herdman Bisa Mengubah Gaya Timnas Indonesia Jadi Lebih Agresif
-
Borneo FC Tumbang dari Persita, Duel Klasik Persib vs Persija Penentu Juara Paruh Musim