Suara.com - Timnas Indonesia berpotensi mendapatkan sejumlah dampak yang positif apabila tawaran menggelar laga uji coba melawan Timnas Uruguay bisa benar-benar direalisasikan oleh PSSI dalam waktu dekat.
Sebelumnya, tawaran uji coba antara Timnas Indonesia melawan Uruguay itu disampaikan oleh Duta Besar (Dubes) Uruguay untuk Indonesia, Cristina Gonzales, saat mengunjungi Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo.
“Uruguay ingin mengadakan friendly match di Indonesia dengan mendatangkan pemain inti Timnas dari kedua negara jika memungkinkan,” kata Cristina Gonzales dikutip dari rilis resmi Kemenpora.
Jika tawaran semacam ini bisa benar-benar direalisasikan, Timnas Indonesia bisa mendapatkan sejumlah keuntungan yang positif apabila beruji coba melawan Uruguay. Berikut Bola.com menyajikan ulasannya.
1. Jajal Kekuatan Top
Timnas Indonesia tentu bisa mendapatkan pengalaman yang sangat berharga apabila memperoleh kesempatan melawan tim kelas dunia seperti Uruguay. Saat ini, Uruguay masih tercatat sebagai negara yang kuat.
Jika mengacu ranking FIFA-nya, Timnas Uruguay untuk sementara ini berada di peringkat ke-13 dunia. Itu berarti bahwa mereka memang punya kekuatan yang bisa menjadi pelajaran bagi skuad Merah Putih.
Anak asuh Patrick Kluivert tentu dapat menjajal kualitasnya dengan berduel melawan tim kelas dunia. Ini sama seperti saat skuad Garuda asuhan Shin Tae-yong beruji coba melawan Argentina yang berstatus sebagai juara Piala Dunia 2022.
2. Mengasah Mental
Baca Juga: 3 Pemain Naturalisasi China yang Dibawa Lawan Timnas Indonesia
Semakin sering Timnas Indonesia bertanding di level yang tertinggi, semakin kuat pula mental para pemainnya terasah menghadapi level seperti ini. Sebab, ini bisa menambah pengalaman psikologis bagi pemain.
Menghadapi tim kelas dunia yang punya kualitas tentu bisa menambah tekanan para penggawa Timnas Indonesia. Hal semacam inilah yang diperlukan untuk membentuk mentalitas tangguh secara kolektif.
Jika sudah terbiasa melawan tim-tim hebat, termasuk menghadapi Argentina, Timnas Indonesia tentu tidak akan mudah gentar dan merasa inferior saat menghadapi lawan yang sama berkualitasnya.
3. Tingkatkan Eksposure
Duel melawan Timnas Uruguay tentu bisa menambah eksposur bagi para pemain-pemain Timnas Indonesia. Hal yang sama pernah dialami ketika skuad Garuda beruji coba melawan Argentina.
Ketika itu, ada beberapa pemain lokal yang sukses mencuri perhatian dunia. Salah satu contohnya ialah ketika Asnawi Mangkualam sukses membuat bintang Man United, Alejandro Garnacho, tak berkutik.
Ini menjadi dampak positif yang bisa didapatkan para penggawa Timnas Indonesia apabila duel melawan Uruguay bisa direalisasikan.
Itulah beberapa poin penting mengapa laga uji coba antara Timnas Indonesia vs Uruguay layak dinantikan dan sangat bermanfaat untuk kemajuan sepak bola nasional.
Namun, masih ada sejumlah dampak positif lainnya yang bisa diraih jika pertandingan prestisius ini benar-benar digelar di Indonesia ataupun di kandang Uruguay.
Dengan sederet manfaat tersebut, bisa disimpulkan bahwa rencana uji coba Timnas Indonesia melawan Uruguay bukan sekadar laga persahabatan.
Ini adalah langkah strategis yang bisa menjadi batu loncatan emas untuk membawa sepak bola Indonesia menuju level yang lebih tinggi, baik secara teknis, mental, maupun komersial.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
3 Pemain Naturalisasi China yang Dibawa Lawan Timnas Indonesia
-
Wacana Uji Coba Mencuat, Ini Perbandingan Peringkat FIFA Timnas Indonesia vs Uruguay
-
Patrick Kluivert Geleng-geleng Lihat Lokasi TC Timnas Indonesia, Ini Penyebabnya
-
Cerita Pemain Keturunan Indonesia Tristan Gooijer Tiba di Bali: Saya Gak Ngapa-ngapain
-
Elkan Baggott: Bali United dan Persija Jakarta, Cuma Itu
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Arsenal Bantai Tottenham 4-1, Eberechi Eze dan Viktor Gyokeres Jadi Mimpi Buruk Derbi London
-
Lini Depan Timnas Indonesia Memanas, Striker Rp 43,45 Miliar Berdarah Jogja Siap Geser Ole Romeny
-
Kevin Diks Gagal Bawa Poin, Monchengladbach Terkapar di Markas Freiburg Akibat Gol Rebound Ginter
-
Barcelona Gusur Madrid, Gol Roket Fermin Lopez Hancurkan Pertahanan Levante
-
Inter Milan Siap Balas Dendam, Chivu Sebut Peluang Singkirkan Bodoe Glimt Masih Sangat Terbuka Lebar
-
Hasil Liga Inggris: Gol Telat Guessand Benamkan Wolves, Fulham Sukses Hancurkan Sunderland
-
Eks Bomber Liverpool: Jika Saya Jadi Carrick, Benjamin Sesko Akan Duduk Manis di Bangku Cadangan
-
11 Laga Tersisa, Jarak Sisa 2 Poin, Pep Guardiola Bikin Dengkul Arteta Gemetar
-
Maarten Paes Jadi Tembok Sulit Ditembus, Pelatih NEC Frustasi: Harusnya Kami Menang!
-
Fred Grim Soroti Kelemahan Ajax Usai Ditahan NEC 1-1, Kritik Maarten Paes?