Omongan Patrick Kluivert Soal Pemain Miskin Menit Bermain
Patrick Kluivert di awal masa penunjukkannya sebagai pelatih timnas Indonesia sempat menyinggung soal menit bermain pemain di klub.
Dalam pernyataannya, pelatih asal Belanda ini sempat mengancam pemain yang kurang menit bermain di klubnya.
Sebab, jika tidak banyak tampil, maka kesempatan dipanggil ke skuad Garuda akan mengecil.
"Jika para pemain tidak punya menit bermain di klub, maka kamu tidak bisa dapat kesempatan. Kami juga harus diskusikan situasi dengan pelatih fisik pemain di klub. Hal semacam ini penting," ujar Kluivert dalam jumpa pers.
"Tidak hanya mereka datang lalu main, Kami harus benar-benar cek bagaimana mereka berlatih, apakah mereka ada latihan ekstra," imbuhnya.
Patrick Kluivert memang memantau perkembangan pemain skuad Garuda di klubnya masing-masing.
"Seperti yang saya bilang, ada beberapa pemain yang sudah sering bermain di klub, tapi ada yang belum," jelas pelatih berusia 48 tahun ini.
"Jadi penting bagi kami membuat pemain ada di level yang sama, bukan hanya hal fisik maupun pikiran," tukasnya.
Baca Juga: Penyerang Rp 14,7 Miliar China Ajak Teman-temannya Keroyok Emil Audero di Senayan
Akan tetapi, omongan tersebut bak tak sesuai kenyataan karena Patrick Kluivert masih mengandalkan pemain yang miskin menit bermain di klubnya.
Berita Terkait
-
Patrick Kluivert 'Tendang' 2 Anak Kesayangan STY Jelang Lawan China
-
Eks Kiper Juventus Mau Bikin China Mati Kutu: Energi Itu Bisa Saya Rasakan di Lapangan
-
Bakal Macet Parah! Hindari Jalan Ini Jelang Laga Timnas Indonesia Vs China di Stadion GBK
-
5 Pemain Timnas Indonesia Dicoret Patrick Kluivert Lawan China, Empat Pemain Kunci
-
Jejak Kontroversi Rustam Lutfullin, Wasit yang Pimpin Laga Timnas Indonesia vs China
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Tolak Timnas Indonesia, Jayden Oosterwolde Kini Dirumorkan Pilih Turkiye?
-
Kata-Kata Pelatih Indonesia yang Ikut Antar Al Nassr Juara Liga Arab Saudi Putri
-
Imbang dan Atmosfer Damai, Marcos Santos Angkat Topi untuk Bobotoh dan Aremania
-
Arema FC Tahan Imbang Persib, Marcos Santos Bersyukur dan Bangga
-
Dean Zandbergen Semakin Bersinar di Belanda, Tutup Akhir Musim dengan Koleksi 15 Gol
-
Persib Ditahan Imbang Arema FC, Bojan Hodak: Kini Hidup Kami Lebih Rumit
-
Arsenal vs Newcastle United: Semua Statistik Berpihak ke The Gunners
-
3 Pesaing Dony Tri Pamungkas Jika Resmi Bergabung ke Legia Warszawa
-
Cremonese Dibantai Napoli, Emil Audero Justru Jadi Pemain Terbaik dan Tepis Penalti McTominay
-
Fadly Alberto Tetap Kejar Mimpi Pesepak Bola Profesional Meski Terancam Hukuman Berat Komdis PSSI