Suara.com - Paul Pogba akhirnya resmi kembali merumput di pentas Eropa bersama klub Ligue 1 Prancis, AS Monaco. Pengumuman ini dirilis melalui laman resmi klub pada Minggu, menandai babak baru dalam karier sang gelandang setelah menyelesaikan masa hukuman akibat kasus doping.
Menariknya, AS Monaco dikenal dengan julukan "Les Rouge et Blanc", yang secara harfiah berarti "Merah dan Putih".
Seragam kebesaran klub tersebut kini akan kembali dikenakan oleh Pogba, menjadikan warna merah-putih sebagai simbol kebangkitan sang pemain.
Pogba menandatangani kontrak berdurasi dua tahun hingga Juni 2027. Ia akan mengenakan nomor punggung 8, dan dikabarkan akan menerima bayaran sebesar 2 juta euro per musim atau sekitar Rp37 miliar.
Gelandang berusia 32 tahun itu terakhir kali bermain untuk Juventus sebelum kontraknya diputus pada November 2024.
Keputusan tersebut diambil setelah ia dijatuhi hukuman larangan bermain selama empat tahun akibat pelanggaran doping, meski akhirnya dikurangi menjadi 18 bulan oleh Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).
Hukuman tersebut resmi berakhir pada Maret 2025, membuka peluang bagi Pogba untuk kembali beraksi.
Merah-Putih sebagai Simbol Kebangkitan
Kepindahan Pogba ke AS Monaco menarik perhatian bukan hanya karena prestisenya sebagai mantan pemain termahal dunia, tetapi juga karena warna seragam klub barunya yang ikonik. Warna merah-putih kini menjadi lambang kebangkitan Pogba pasca-krisis karier.
Baca Juga: Jay Idzes Jadi Dibeli Fiorentina? Ada Kabar Bagus dari Klub Soal Bursa Transfer
Fabrizio Romano melaporkan bahwa seluruh proses transfer telah rampung.
“Rincian akhir sudah diurutkan, kontrak akan diperiksa oleh pengacara dalam beberapa jam ke depan dan kemudian Paul akan terbang ke Monaco dalam 24 jam. Tes medis akhir minggu ini. Pogback,” tulis jurnalis spesialis transfer itu.
Selain Pogba, Monaco juga tengah membangun skuad kompetitif dengan membidik beberapa nama besar seperti Ansu Fati dari Barcelona dan Eric Dier yang baru saja hengkang dari Bayern Muenchen.
Lahir di Lagny-sur-Marne, Prancis, pada 15 Maret 1993, Paul Labile Pogba merupakan pemain berdarah Guinea dari kedua orang tuanya.
Ia memulai karier profesional bersama Manchester United, tetapi nama besarnya justru melambung saat membela Juventus.
Pada 2016, Pogba kembali dibeli Manchester United dari Juventus dengan nilai transfer €105 juta—atau setara Rp1,738 triliun jika dikonversi dengan kurs saat itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Frustasi! Vinicius Jr Buka Suara Usai Kegagalan Brasil di Piala Dunia 2026
-
Intip Menu TC Timnas Indonesia di Bali: Dari Genjot Fisik hingga Asah Lini Depan
-
Gothia Cup 2026: Akademi Persib Cimahi Bidik Back to Back Juara
-
Ogah Sesumbar, Spanyol Fokus Lawan Belgia Sebelum Bicara Semifinal Piala Dunia 2026
-
Nicholas Raskin Minta Belgia Main Pragmatis demi Singkirkan Spanyol di Piala Dunia 2026
-
Kabar Duka, Pentolan Bonek Andie Peci Meninggal Dunia
-
John Herdman Tak Gentar Hadapi Vietnam di Piala AFF 2026, Sebut Jadi Ujian Terbaik Timnas Indonesia
-
Respons Prabowo, PSSI Fokus Perluas Talent Pool Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Bersejarah usai Bawa Prancis ke Semifinal, Kini Setara Lionel Messi
-
PSSI Respons Keresahan Prabowo Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia: Butuh APBN