Suara.com - Saga transfer bek Timnas Indonesia, Jay Idzes memasuki babak baru. Jay Idzes dikabarkan dibidik oleh klub Premier League, Aston Villa.
Menurut laporan Transfer Feed, bek berusia 25 tahun itu tengah jadi incaran klub berjuluk The Villans tersebut.
"Aston Villa telah menunjukkan ketertarikan dengan Jay Idzes setelah Venezia degradasi, di mana ia ditunjuk sebagai kapten oleh Eusebio Di Francesco karena performa apiknya," tulis laporan tersebut.
Sebelumnya, Jay Idzes jadi rebutan klub Serie A Italia, dari Udinese, Fiorentina, hingga Bologna.
Bahkan dua klub Italia lainnya, Lecce dan Torino juga dikabarkan tertarik untuk meminang bek Timnas Indonesia tersebut.
Selain itu, juga dikabarkan Jay Idzes diincar oleh klub Jerman--meski tak disebutkan klub Bundesliga mana yang ingin merekrut pemain keturunan Semarang tersebut.
Andai menerima pinangan Aston Villa, tentu ini jadi lompatan karier besar bagi Jay Idzes.
Terutama, Jay Idzes akan mendekatkan diri dengan klub impiannya di masa kecil, Liverpool.
Saat masih di Go Ahead Eagles, Jay Idzes mengutarakan dirinya kelak suata hari bisa bermain di Stadion Anfield--markas Liverpool.
Baca Juga: Jay Idzes Harus Pikir-pikir Lagi Gabung Aston Villa, Bisa Jadi Cadangan Doang
"Klub impian saya adalah Liverpool, sejak saya masih muda. Itulah tujuan utamanya" kata Jay Idzes kepada Elvoetbal seperti dilansir Suara.com
Jay Idzes mengawali kariernya di klub Mifano Jeugd. Ia kemudian pindah ke akademi PSV. Pada 2020, Jay Idzes pindah ke Go Ahead Eagles dari FC Eindhoven.
Di klub Go Ahead, ini Jay Idzes mengaku bahwa ia beberapa kali berperan sebagai pemain nomor 8.
Pemain nomor 8 di tim sepak bola ialah motor permainan. Ia menjadi engine di taktik yang diterapkan oleh pelatih.
Pemain nomor 8 bertanggung jawab untuk mengontrol tempo pertandingan, menghubungkan lini belakang dengan lini depan, dan menciptakan peluang gol.
"Di FC Eindhoven, saya lebih banyak bermain dengan posisi bertahan, sementara di Go Ahead Eagles, saya lebih banyak dituntut untuk menyerang," kata Jay Idzes
"Saya bermain lebih seperti pemain nomor 8. Saya pemain teknis dengan wawasan dan saya selalu mencoba untuk memberikan dorongan tertentu dalam permainan saya," tambahnya.
Ditempa dengan pola permainan seperti itu maka tak heran jika permainan Jay Idzes saat ini sangat modern dan berkembang.
3 Keuntungan Jay Idzes Jika Gabung Aston Villa
Meningkatkan Level Kompetisi dan Pengalaman Internasional
Liga Inggris dikenal dengan intensitas dan kualitas tertinggi dalam dunia sepak bola. Jika Jay bisa bersaing di sana, ia tak hanya akan mengasah skill-nya, tapi juga mendapatkan pengalaman berharga menghadapi pemain-pemain terbaik dunia.
Apalagi di musim depan, Aston Villa besar kemungkinan bermain di kompetisi Liga Europa, meski harus melewati babak kualifikasi terlebih dahulu.
Anak asuh Unai Emery itu di musim lalu finish di peringkat ke-6 Liga Inggris.
Memperkuat Statusnya di Timnas Indonesia
Dengan status sebagai pemain Premier League, posisi Jay Idzes di skuad utama Timnas Indonesia hampir tak tergantikan.
Ia bisa menjadi inspirasi bagi pemain muda Indonesia lainnya untuk bermimpi besar menembus panggung Liga Inggris.
Eksposur Global dan Meningkatkan Nilai Pasar
Bermain di Premier League otomatis akan membawa perhatian lebih terhadap Jay Idzes, termasuk dari media internasional dan klub-klub besar lainnya. Popularitasnya di kalangan fans Indonesia juga akan melonjak tinggi.
Berita Terkait
-
Jay Idzes Harus Pikir-pikir Lagi Gabung Aston Villa, Bisa Jadi Cadangan Doang
-
Timnas Indonesia U-23 Diuntungkan, Malaysia Punya Masalah Jelang Bentrok
-
3 Pemain Keturunan yang Dirumorkan ke Persija Jakarta, Thom Haye hingga Rafael Struick
-
Potensi Arab Saudi dan Qatar Diuntungkan AFC, Erick Thohir: Pasti Diuntungkan
-
3 Pemain Timnas Indonesia yang Resmi Jadi Prajurit TNI, Tetap Tampil Gahar di Lapangan Hijau
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026
-
Ajax Pamerkan Sesi Latihan Maarten Paes, Peluang Debut Lawan Fortuna Sittard Terbuka
-
Tak Lazim, Spanyol Bakal Bawa 4 Kiper ke Piala Dunia 2026?
-
Kekuatan 3 Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026