Suara.com - PSIM Yogyakarta makin ugal-ugalan di jendela transfer jelang bergulirnya Liga 1 2025/2026.
Terbaru, manajemen tim Laskar Mataram mendatangkan bek Rakhmatsho Rakhmatzoda.
Pemain Timnas Tajikistan itu sebelumnya sukses membawa Persijap Jepara promosi ke Liga 1 musim ini.
Kehadiran pemain asal Tajikistan ini diharapkan mampu memberi kontribusi signifikan bagi lini tengah Laskar Mataram dua musim ke depan.
Pemain bernama lengkap Rakhmatsho Rakhmatzoda itu mengaku sangat antusias menerima tawaran bergabung dengan PSIM Jogja.
"Saya menerima tawaran, dan menurut saya ini adalah opsi yang paling menjanjikan dengan pemain dan staf pelatih yang luar biasa," ujarnya dalam rilis yang diterima, Selasa (1/7/2025).
Manajer PSIM Jogja, Razzi Taruna, menegaskan bahwa pemain muda berusia 21 tahun ini sudah sejak lama menjadi incaran klub.
"Rahmat akan menjadi pemain asing baru kita. Kita sudah memantau Rahmat dari lama. Bisa dibilang, dia pemain yang serba bisa," kata Razzi.
"Rahmat posisi utamanya center back memang, cuma dia kemarin tampil sebagai pemain nomor enam, tampil luar biasa, membawa Persijap promosi ke Liga 1," tambah dia.
Baca Juga: Ronaldo Kwateh Bisa Kembali Bersinar di Liga 1 Usai Dikontrak Semen Padang
Harapan Penyeimbang Lini Tengah
Razzi tak lupa mempertimbangkan etos kerja pemain muda kelahiran 6 April 2004 ini untuk direkrut sebagai skuad muda PSIM.
"Usianya juga masih muda. Etos kerjanya bagus dan tidak mengenal lelah di lapangan," tuturnya.
Dengan karakternya itu, Razzi berharap bahwa Rahmatsho mampu berperan besar untuk lini tengah Laskar Mataram.
"Harapannya, bisa membantu rekan yang lain, mungkin contohnya seperti Ze Valente di gelandang untuk bantu dari segi pertahanannya juga. Dia tugasnya untuk menyeimbangkan lini tengah PSIM. Harapannya, dia bisa cepat adaptasi dengan teman-teman," pungkas Razzi.
Sambut Tantangan dengan Positif
Rahmatsho sendiri menyebut bahwa bergabung di PSIM merupakah sebuah tantangan baru yang disikapinya dengan positif.
"Tantangan itu baik. Saya menikmatinya dan ingin membuktikan kemampuan saya," ujarnya.
Ketika ditanya perihal target, bek muda ini menjawab dengan antusias.
"Saya ingin menyelesaikan tugas dan bermain dengan baik bersama tim. Saya ingin banyak membantu dan tumbuh bersama tim," tegas dia.
Selain berbicara targetnya, Rahmatsho juga tak lupa menyampaikan sapaan kepada para suporter PSIM.
"Saya ingin mengucapkan selamat kepada para penggemar untuk musim lalu yang sangat sukses dan baik. Kalian datang untuk mendukung tim, dan berada di sampingnya setiap saat. Saya juga ingin merasakan hal tersebut dan bertemu kalian di stadion," pungkasnya.
datangkan striker asal Inggris, Deri Corfe, untuk membantu PSIM semusim ke depan.
Manajer PSIM Jogja, Razzi Taruna, mengungkapkan antusiasmenya terhadap kedatangan Corfe yang dinilai sebagai salah satu pemain bagus di Liga 2 musim 2024/25.
“Kita kemarin liat langsung dia di Liga 2. Dia kemarin main luar biasa di berbagai posisi,” ujar Razzi.
Fleksibilitas Posisi Jadi Nilai Tambah
Sebelumnya, PSIM juga mendatangkan Corfe. Razzi Taruna menekankan aspek ini sebagai nilai tambah besar bagi tim.
“Jadi dia juga fleksibel untuk membantu kita di lini depan. Dia bisa main di striker, winger, ataupun belakang striker. Sangat akan membantu kita di PSIM,” jelas manajer berusia 24 tahun tersebut.
Kemampuan Corfe bermain sebagai penyerang tengah, sayap kanan dan kiri, serta gelandang serang membuatnya menjadi opsi strategis yang berharga bagi pelatih kepala Jean-Paul Van Gastel. Fleksibilitas ini sangat diperlukan PSIM yang akan menghadapi tantangan berat sebagai tim promosi di Liga 1 musim depan.
Dari sisi pribadi, Corfe mengungkapkan kegembiraannya bergabung dengan PSIM setelah melihat besarnya klub dan dukungan suporter yang luar biasa.
“Saya sangat tertarik untuk bergabung dengan PSIM setelah melihat betapa besar klub ini dan bermain di depan para penggemar yang sangat bersemangat,” ungkap striker kelahiran 3 Maret 1998, ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Murka ke Wasit Majed Al-Shamrani, Bojan Hodak: Kita Akan Lihat!
-
Warga Boyolali Gugat Gelar Pahlawan Soeharto, Gara-gara Ganti Rugi Waduk Kedungombo Belum Dibayar
-
Persib Bandung Gugur di AFC Champions League Meski Menang Tipis Lawan Ratchaburi FC
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
7 Fakta Viral Warga Sumsel di Kamboja, Mengaku Dijual dan Minta Pulang ke Palembang
Terkini
-
Pelatih Ratchaburi FC Akui Dibuat Geleng-geleng Bobotoh di GBLA
-
Baru Main 18 Menit di Persija, Ini Curahatan Shayne Pattynama
-
Media Thailand Ungkap Detik-detik Mencekam di GBLA, Suporter Ratchaburi Dievakuasi Dramatis
-
Pelatih Ratchaburi FC Tak Terkejut dengan Teror Bobotoh, tapi...
-
Atletico Madrid Buang Keunggulan 2 Gol, Simeone Akui Brugge Lawan Tersulit Musim Ini
-
Pelatih Ratchaburi Akui Atmosfer GBLA Luar Biasa, Kecewa Aksi Suporter Persib
-
Persib Bandung Dongkrak Ranking Liga Indonesia Usai Gagal di AFC Champions League 2
-
Gestur dan Kalimat yang Bikin Shayne Pattynama Absen di Debut John Herdman
-
Arsenal Gagal Raih Tiga Poin, Gabriel Jesus Biang Rusuh Usai Lawan Wolves
-
Worrawoot Srimaka: Kartu Merah Uilliam Barros Momen Penting Ratchaburi FC