Suara.com - Kevin Diks resmi bergabung dengan Borussia Monchengladbach dengan status bebas transfer setelah musim sebelumnya sukses mempersembahkan trofi Liga dan Piala Denmark bersama FC Copenhagen.
Kehadiran bek Timnas Indonesia ini langsung disambut antusias oleh tim Jerman tersebut, yang mengikatnya dengan kontrak berdurasi lima tahun.
Kevin Diks direkrut untuk menambah kekuatan lini belakang Die Fohlen sekaligus memberikan fleksibilitas dalam berbagai skema pertahanan.
Pemain berusia 29 tahun itu dikenal mampu bermain di semua posisi pertahanan, baik sebagai bek tengah, kanan, maupun kiri.
Selain kualitas teknis, pelatih Gerardo Seoane menilai Kevin Diks memiliki kepribadian kuat dan jiwa kepemimpinan yang dibutuhkan tim.
Seoane memuji kemampuan komunikasi Diks di lapangan dan menyebutnya sebagai pemain yang mampu memprakarsai inisiatif permainan.
"Kevin memiliki kepribadian yang kuat, banyak bicara di lapangan, dan tahu bagaimana menjalin hubungan dengan rekan setim," ujar Seoane dikutip dari Bild.
Pujian serupa juga datang dari Direktur Olahraga Borussia Monchengladbach, Roland Virkus, yang menilai Diks sebagai pemain berpengalaman dan sangat cocok untuk tim.
Menurut Virkus, fleksibilitas Diks akan menjadi kunci penting dalam taktik bertahan tim, baik dalam formasi empat bek maupun rotasi posisi.
Baca Juga: Media Asing Soroti Naturalisasi Mauro Zijlstra: Tekanan Buat Kluivert!
Selain kemampuan di lapangan, karakter Kevin Diks sebagai sosok yang tahu apa yang diinginkannya juga jadi nilai tambah di mata klub.
Rekrutan ini dinilai sebagai bagian dari proyek jangka panjang untuk membangun ulang Monchengladbach yang lebih kompetitif.
Diks pun disebut akan memiliki peran penting, bahkan disebut-sebut sebagai calon pemimpin baru di lini belakang Die Fohlen.
Dengan pengalaman internasional dan kematangan usia, Diks diprediksi tak sekadar jadi pemain pelapis, melainkan figur sentral.
Langkah ini juga jadi bukti bahwa pemain naturalisasi Indonesia mulai mendapat tempat penting di klub-klub elite Eropa.
Kevin Diks kini menatap awal baru di Bundesliga dengan semangat tinggi dan misi besar membawa stabilitas pertahanan Gladbach.
Kehadirannya menambah warna dan harapan bagi tim sekaligus menjadi inspirasi bagi pemain Indonesia lainnya.
Kini publik menanti kiprah Kevin Diks di Monchengladbach, tak hanya sebagai pemain, tapi juga sebagai sosok pemimpin di lapangan.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Cerita Wayne Rooney: Lagi Kesal dengan Sir Alex Eh Lihat Kelakuan Anomali Diego Maradona
-
Derby Pemain Keturunan Indonesia di 16 Besar Europa League, Calvin Verdonk On Fire
-
3 Wakil Inggris vs 3 Klub Laliga, Siapa Lolos ke Perempatfinal Liga Champions?
-
Video Muka Linglung Lionel Messi Dibanting Penyusup Saat Laga Uji Coba Inter Miami
-
Prediksi Superkomputer Hasil Drawing 16 Besar: Arsenal Favorit Juara, Real Madrid Tersingkir
-
Fantastis! Gaji Setahun Cristiano Ronaldo Bisa Biayai Skuad Almeria Dalam 12 Tahun
-
Klub Spanyol yang Dibeli Cristiano Ronaldo Ini Ternyata Pernah Diperkuat Striker Thailand
-
Followers Almeria Melonjak Jadi 2,8 Juta usai Dibeli Cristiano Ronaldo, Sebelumnya Hanya 10 Ribu
-
Cristiano Ronaldo Resmi Beli Klub Kasta Kedua Spanyol, Begini Komentarnya
-
Alasan Eks Asisten STY di Timnas Indonesia Pilih Gabung Klub Zona Degradasi Super League