Suara.com - Patrick Kluivert gelar pertemuan rahasia dengan legenda Belanda jelang Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Timnas Indonesia terus melanjutkan langkah seriusnya dalam menghadapi tantangan besar Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Setelah sukses menembus putaran ketiga dengan performa cukup solid, skuad Garuda kini tengah bersiap menghadapi babak berikutnya yang jauh lebih berat.
Pelatih kepala Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, diam-diam mulai menyusun kekuatan internal tim menjelang drawing putaran keempat yang akan digelar dalam waktu dekat.
Perjalanan Timnas Indonesia pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 berakhir cukup memuaskan. Tim asuhan Patrick Kluivert berhasil mengoleksi 12 poin dari enam pertandingan yang dijalani di Grup C.
Dengan hasil tersebut, Indonesia menempati posisi keempat dan melangkah ke putaran keempat yang akan menjadi babak penentu untuk mewujudkan mimpi tampil di Piala Dunia.
Pada putaran keempat nanti, Timnas Indonesia akan melanjutkan perjuangannya di wilayah Asia. Turnamen ini dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang dan akan digelar di dua negara besar, yakni Qatar dan Arab Saudi.
Namun sebelum bertanding, skuad Garuda akan lebih dulu mengetahui calon lawan-lawannya dalam drawing resmi yang akan dilangsungkan pada 17 Juli di Kuala Lumpur, Malaysia.
Sebagai bagian dari persiapan menyambut drawing tersebut, Patrick Kluivert terlihat mengadakan pertemuan khusus bersama jajaran staf pelatih Timnas Indonesia.
Momen ini terungkap dari unggahan di media sosial yang menunjukkan beberapa staf pelatih berkumpul dan berdiskusi membahas berbagai kemungkinan strategi dan persiapan tim.
Baca Juga: Heboh Nasi Kotak Piala Presiden 2025, Netizen Bandingkan Isi Menu MBG ke Jurnalis Inggris
Nama-nama penting seperti Alex Pastoor dan Denny Landzaat terlihat hadir dalam pertemuan tersebut, menunjukkan keseriusan tim pelatih dalam merancang rencana ke depan.
Sementara itu, Gerald Vanenburg berhalangan hadir karena tengah fokus mempersiapkan Timnas Indonesia U-23 menghadapi Piala AFF U-23 2025.
Langkah Kluivert untuk mengumpulkan tim pelatihnya ini menjadi indikasi kuat bahwa Timnas Indonesia tidak ingin hanya sekadar menjadi partisipan di putaran keempat.
Mereka menargetkan sesuatu yang lebih besar, yakni menembus putaran final Piala Dunia 2026.
Konsolidasi internal ini menjadi kunci penting untuk menyatukan visi dan strategi menghadapi lawan-lawan berat yang sudah menunggu.
Berdasarkan hasil pembagian pot, Indonesia tergabung dalam pot 3 bersama Oman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Viral Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Larang 2 WNA Penyelenggara Event Lari Masuk Indonesia Lagi
-
Harga Kebutuhan Naik, Gaji Tetap: Realitas Daya Beli yang Kian Menurun
-
Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?
-
Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
-
Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan
-
Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?
-
Prabowo Guyur Insentif Baru, Bea Masuk Impor MRO dan LPG Dipangkas Jadi 0%
-
Momen Febrie Adriansyah Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
The Da Vinci Code: Misteri, Simbol, dan Sejarah yang Memancing Rasa Penasaran
-
Heboh Kasus Pencabulan Anak SD Yatim Piatu di Sumut, Guru ASN Wajib Disanksi Berat jika Terbukti