Lebih dari sekadar pelatihan teknik, Iwabuchi juga menyampaikan pesan penting tentang mentalitas dalam bermain sepak bola.
Ia mengajak seluruh peserta untuk menikmati proses, karena hal itu kunci untuk menjadi pemain yang tangguh.
“Untuk menjadi pemain sepakbola yang hebat, kita harus menikmati prosesnya. Menjalani latihan dengan gembira, sehingga kita akan konsisten. Kemudian saat bertanding, kita harus fokus, mengerahkan segala kemampuan yang kita miliki di lapangan,” pesannya.
Rangkaian kegiatan coaching clinic dimulai dengan sesi Ice Breaking & Warming Up untuk membangun semangat dan mempersiapkan kondisi fisik.
Selanjutnya, peserta dibagi ke dalam empat grup untuk menjalani sesi Technical Training yang mencakup empat aspek utama dalam sepak bola: dribbling, passing, ball control, dan shooting. Setiap pos pelatihan didampingi pelatih profesional.
Setelah latihan teknis, acara dilanjutkan dengan Mini Tournament sebagai ajang pengaplikasian materi latihan.
Sesi paling ditunggu, yakni Meet & Greet bersama Mana Iwabuchi, menjadi momen istimewa di mana para peserta bisa berdiskusi langsung dengan sang bintang lapangan.
Aira Septiyani, peserta dari Tangerang, mengaku sangat terinspirasi setelah bisa berinteraksi langsung dengan pemain kelas dunia.
“Pastinya senang banget ya, bisa ketemu dan main bareng Mana Iwabuchi. Ini jadi motivasi buat saya, dan saya semakin yakin bisa menjadi atlet sepakbola dunia seperti dia,” ujar Aira gembira.
Baca Juga: Arsenal Rekrut Demiane Agustien, Man City Bidik Pemain Keturunan 15 Tahun dari MLS
Sementara itu, Andara Alisya dari Jakarta juga mengungkapkan kekagumannya terhadap sosok Iwabuchi yang dikenal ramah dan menyenangkan.
“Saya sangat termotivasi dengan Mana Iwabuchi, dan pengen mengikuti jejak dia menjadi pemain sepakbola sampai ke Eropa. Mudah-mudahan latihan seperti ini bisa sering dilakukan jadi saya bisa terus belajar,” tutup Andara.
Program ini bukan hanya menjadi panggung untuk belajar teknik dasar sepak bola, tapi juga menjadi medium inspiratif bagi generasi muda perempuan Indonesia untuk mengejar mimpi di lapangan hijau.
Hadirnya figur sekelas Iwabuchi menjadi dorongan besar agar potensi mereka terus berkembang dan mendapatkan ruang di kancah sepak bola global.
Berita Terkait
-
Panas! Diejek Wonderkid Arsenal Myles Lewis-Skelly, Erling Haaland: Sekarepmu
-
Makin Luas Jaring Talenta Sepak Bola Putri, MLSC Tahun Ini Hadir di 10 Kota
-
Mikel Arteta Puji Bakat Bocah 15 Tahun Max Dowman, Anggap Sangat Langka
-
Sunderland Guncang Bursa Transfer: Rekrut Granit Xhaka dengan Mahar Rp340 M
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
PSG Singkirkan Bayern Muenchen dan Lolos ke Final Liga Champions Dua Musim Beruntun
-
Respons Kelme Soal Nameset Jersey Timnas Indonesia Copot di FIFA Series 2026
-
Profil Timnas Korea Selatan: Misi Taegeuk Warriors Melangkah Jauh di Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Spanyol: Ambisi Raksasa Eropa Taklukkan Piala Dunia 2026
-
Malam Terindah di Emirates: Declan Rice Kehabisan Kata Usai Bawa Arsenal ke Final
-
Adu Tajam Trio Bayern Munich vs PSG di Semifinal Liga Champions, Harry Kane dkk Bidik Rekor
-
Rumor Transfer: Manchester United Siapkan Dana Besar Rekrut Ederson dan Afonso Moreira
-
Kualitas Jersey Timnas Indonesia Jadi Sorotan, Kelme Perbaiki Quality Control
-
Profil Timnas Inggris: Misi Thomas Tuchel Akhiri Penantian 60 Tahun di Piala Dunia 2026
-
Selamat dari Neraka Perang, Striker Haiti Ini Siap Tantang Brasil di Piala Dunia 2026